KATASUMBAR- Dugaan pencurian kabel Telkom di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, terus ditelusuri lebih dalam oleh Jajaran Satreskrim Polres Pesisir Selatan.

Tak sekadar mencari titik keberadaan kabel, Satreskrim Polres Pessel kini membongkar sistem pengelolaan dan pengamanan aset PT Telkom yang digunakan sebagai bagian dari infrastruktur telekomunikasi publik.

Langkah itu dilakukan dengan mendatangi Kantor Telkom atau GraPARI Painan, Senin (28/9/2026).

Katim Opsnal Satreskrim Polres Pessel, Aiptu Yandri Martin mengatakan, petugas melakukan penyelidikan terkait keberadaan sekaligus pengamanan barang inventaris PT Telkom di wilayah hukum Polres Pessel.

“Kegiatan penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan dan pengamanan barang inventaris negara milik PT Telkom di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan,” kata Yandri.

Penyelidikan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi melakukan wawancara dan meminta keterangan dari pihak yang mengetahui sistem operasional serta pengawasan infrastruktur Telkom di Pessel.

Salah satunya terhadap seorang karyawan alih daya (outsourcing) mitra PT Telkom berinisial SS (31).

Dari keterangan yang diperoleh, operasional dan pengawasan teknis kabel optik di wilayah Pessel dikoordinasikan melalui perusahaan mitra Telkom.

Polisi juga mendapat informasi bahwa tidak terdapat pegawai organik Telkom yang berkantor di Painan.

Karena itu, pelaporan operasional maupun penanganan gangguan di lapangan dilakukan secara berjenjang melalui manajemen Telkom di Kota Padang.

Tak berhenti pada keterangan tersebut, polisi juga menelusuri bagaimana prosedur pengamanan dan penanganan aset apabila terjadi gangguan hingga dugaan pencurian material infrastruktur telekomunikasi.

“Petugas juga mendalami prosedur penanganan aset serta mekanisme penindakan apabila terjadi gangguan maupun dugaan pencurian material inventaris di wilayah hukum setempat,” ujarnya.

Menurut Yandri, langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan preventif kepolisian untuk memastikan infrastruktur publik tetap aman.

Sebab, keberadaan kabel telekomunikasi bukan hanya menyangkut material fisik, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan layanan komunikasi masyarakat.

Polisi pun terus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah potensi tindak pidana terhadap aset dan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Pessel.

“Seluruh rangkaian kegiatan penyelidikan di Kantor Telkom Painan berjalan dalam situasi aman, lancar dan terkendali,” tutupnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.