KATASUMBAR – Kabar duka datang dari PO Bus ANS. Pendiri sekaligus owner PO Bus ANS, Haji Anas Sutan Jamaris meninggal dunia.

Haji Anas Sutan Jamaris meninggal dunia pada Jumat (11/3/2022) pukul 13.00 WIB.

Kabar tersebut beredar di media sosial dan grup WhatsApp.

“Telah berpulang ke rahmahtullah Bapak H. Anas (Owner PO. ANS. Papa tercinta H.Wellian Anas di RS Hermina Padang sekitar pukul 13.00 siang ini. Semoga Almarhum diampuni dosanya dan ditempatkan tempat yg layak disisi Nya. Aamiin,” demikian bunyi pesan tersebut.

Kabar tersebut juga dibenarkan oleh agen bus PO ANS di Baruang-baruang Balantai, Tarusan, Pesisir Selatan, Arif Firman.

“Benar, infonya dari kantor pusat kami,” katanya saat dihubungi.

Diketahui, bus PO ANS merupakan salah satu bus legendaris dari Sumbar. Bus PO ANS sangat terkenal dan melekat bagi para penumpang Minang.

Bus PO ANS pernah melayani banyak rute baik Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Dalam kejayaannya, PO ANS pernah jadi PO bus terbesar di Sumatera dengan Rute terjauh dari Aceh hingga Pulau Bali.

Lalu bagaimana sejarahnya bus legendaris yang begitu melekat di hati masyarakat Minang, simak berikut ini.

PO ANS didirikan oleh Haji Anas yang berasal dari Balingka, Agam.

Disaat usia masih belasan, kondisi hidup yang cukup sulit memaksa Haji Anas harus berdagang untuk mencari nafkah.

“Pertama kali berdagang secara asongan dari rumah ke rumah,” kata host dikutip dari kanal YouTube A.N.S TV, Rabu (24/2/2022).

Dari dagang asongan, Haji Anas beralih jualan rokok. Dalam perjalanannya, rokok tersebut laku keras dan usaha berkembang pesat.

“Karena sudah menjadi distributor rokok besar, Haji Anas memutuskan membeli sebuah truk. Dari satu unit truk hingga beberapa unit, rokok didistribusikan hingga ke Medan,” katanya.

Di tahun 1964, Haji Anas dan istri mulai mencoba ke bisnis AKDP.

“Ia membuat PO Panca Bakti bus rute Padang – Bukittinggi hingga 1972,” ujarnya.

Terus berinovasi, Haji Anas beralih ke bus besar AKAP, dan dirubah nama menjadi PO ANS.

ANS memiliki tagline aman, nyaman, sampai tujuan. Haji Anas berharap penumpang yang naik mendapatkan sesuai dengan tagline tersebut.

Di tahun 2015, sesuai dengan peraturan Kementerian Perhubungan yang mulai mengharuskan PO berubah jadi PT.

PO ANS berada dibawah naungan PT Anas Nasional Sejahtera. Pemilihan nama ini tentu dengan pertimbangan yang matang.

“Bisnis bus ini dirintis dari bawah oleh Haji Anas hingga sampai seperti ini,” pungkasnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.