KATASUMBAR – Kabar duka, Wali Kota Padang periode 1993 – 2003 Zuiyen Rais meninggal dunia.
Zuiyen Rais meninggal dunia pada Kamis (10/11/2022) pukul 21.20 WIB.
Almarhum menghembuskan nafas terakhir di RSUP Dr M Djamil Padang.
Zuiyen Rais meninggal pada usia 82 tahun.
Juru Bicara RSUP Dr M Djamil Padang Gustavianof membenarkan informasi meninggalnya Zuiyen Rais.
“Iya benar, itu sudah saya konfirmasi ke dokter yang menjaga. Beliau memang dirawat di RSUP Dr M Djamil Padang,” katanya saat dihubungi, Kamis (10/11/2022) malam.
Dilansir dari Wikipedia, Zuiyen lahir dari pasangan Rais Pakiah Ibrahim dan Hajjah Kasima.
Ia memulai pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Kapau (1953), SMP Negeri 5 Bukittinggi (1956), dan SMA Negeri 2 Birugo Bukittinggi (1959).
Ia lalu meraih gelar sarjana muda dari Jurusan Sejarah IKIP Padang (1963). Kemudian, ia meraih gelar sarjana lengkap di kampus yang sama (1966).
Setelah meraih gelar sarjana muda, Zuiyen bekerja sebagai asisten dosen dan wartawan.
Ketika bekerja sebagai wartawan Harian Aman Makmur, Zuiyen terpilih menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Padang (1968-1970). Ia mengikuti pelatihan jurnalistik di Belanda tahun 1969.
Sepulang dari Belanda, ia terpilih sebagai anggota Badan Pemerintahan Harian (BPH) Bidang Sosial Budaya Kotamadya Padang (1970-1974).
Di sini ia memulai karier sebagai pegawai negeri bidang pemerintahan. Setelah itu, ia diangkat sebagai Kepala Terpedda Kotamadya Padang (1974-1980). Kemudian, ia menjadi Asisten I Bidang Pemerintahan (1980-1981).[1]
Kemudian, Zuiyen diangkat sebagai Kepala Bappeda Tk. II Kotamadya Padang (1981-1987). Pada saat yang sama, ia menjabat Pembantu Rektor II Universitas Bung Hatta (1981-1986) – PTS yang didirikan oleh Hasan Basri Durin dan kawan-kawan termasuk Zuiyen sendiri.
Terdorong karena sudah menjadi pembantu rektor, Zuiyen melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Ia meraih gelar S2 Master Penyuluhan Pembangunan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1986. Tesisnya berjudul Hubungan Ciri-Ciri Pribadi dan Perilaku Kepemimpinan Kepala Desa dalam Perencanaan Pembangunan Desa.[6] Tamat dari IPB, ia diangkat menjadi Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesra Sekwilda Padang (1987-1990).
Ia lalu dipromosikan menjadi Kepala Bidang Sosbud Bappeda Sumbar (1990-1992). Ia juga diangkat sebagai Pembantu Rektor I Bidang Akademik UBH (1990-1993). Ia lalu diangkat sebagai Sekwilda Tk. II Kodya Padang (1992-1993).
Setahun menjabat Sekwilda, Zuiyen terpilih sebagai Wali Kota Padang pada tahun 1993 setelah dipilih oleh DPRD Kota Padang menggantikan Syahrul Ujud.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

