KATASUMBAR – Pemerintah Kota Padang Panjang melaporkan pergerakan harga komoditas jelang masuknya bulan Ramadan.

Dalam laporan yang diterima Katasumbar, tercatat, harga sejumlah komoditas mengalami penurunan, dan ada pula yang naik.

Adapun dua komoditas yang mengalami penurunan tersebut adalah berbagai jenis cabai dan bawang.

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako Padang Panjang, Putra Dewangga.

Ia merinci, harga cabai merah sudah tiga pekan berturut-turut mengalami penurunan harga.

Tercatat, saat ini harga turun dari Rp67.875/kg pada awal minggu pertama Maret, menjadi Rp45.500/kg di akhir pekan ketiga ini.

Sedangkan cabai hijau turun dari Rp35.000/kg menjadi Rp32.500/kg. Cabai rawit turun dari Rp34.250/kg menjadi Rp32.875/kg.

Tidak jauh berbeda dengan cabai, harga bawang merah juga kembali turun dari Rp31.000/kg di awal pekan menjadi Rp30.250/kg di akhir pekan ini.

“Turunnya harga bawang karena musim tanam bawang merah di daerah produksi di Jawa dan di Provinsi Sumatera Barat.”

“Khususnya Kabupaten Solok adalah juga merupakan sentra bawang merah untuk wilayah Sumatera. Pasokannya pun melimpah,” katanya.

Kemudian harga daging ayam broiler dan telur ayam ras, sesuai perkiraan terus mengalami kenaikan mendekati Ramadan.

Menurut Putra, itu disebabkan semakin tingginya permintaan untuk kedua komoditi tersebut.

“Namun komoditi tersebut tersedia cukup di Pasar Pusat Padang Panjang. Kenaikan harga disebabkan karena meningkatnya permintaan,” jelasnya.

Sedangkan untuk harga beras, tambahnya, relatif stabil, baik beras kualitas 1, 2 maupun 3.

“Harga minyak goreng juga stabil, baik minyak goreng kemasan premium, kemasan sederhana maupun minyak goreng curah yang juga tersedia cukup di pasar,” imbuhnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.