KATASUMBAR – Aktifitas erupsi Gunung Marapi menyisakan bencana banjir lahar dingin yang melanda Kabupaten Agam dan Tanah Datar beberapa waktu lalu.
Erupsi yang terjadi sejak 3 Desember 2023 lalu itu, membuat material vulkanik Gunung Marapi menumpuk di sekitar kawah gunung.
Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), hal itu-lah yang menjadi pemicu terjadinya bencana banjir lahar dingin tersebut.
Penjelasan tentang penyebab banjir lahar dingin ini diungkapkan oleh Ketua Tim Tanggap Darurat Letusan Gunung Marapi PVMBG, Ugan Saing.
Ia mengatakan, kondisinya diperparah dengan tingginya intensitas hujan di bagian puncak gunung. Sehingga material yang menumpuk terbawa arus air.
“Meskipun erupsi atau letusan gunung api berhenti sementara. Namun endapan material vulkanik seperti abu, pasir, dan bebatuan, masih ada di puncak maupun lereng gunung,” katanya.
Ia membeberkan, pada medio Januari 2024 PVMBG memperkirakan terdapat 500 ribu meter kubik yang menumpuk di sekitar kawah gunung api itu.
Sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, maka endapan material vulkanik tadi dapat meluas ke sungai-sungai.
Adapun sungai yang disasar oleh tumpukan material yang terbawa air hujan tersebut adalah sungai yang berhulu dari Gunung Marapi.
“Setiap Gunung Marapi erupsi maka akan menghasilkan abu, pasir, lapili, dan bebatuan.”
“Semuanya terakumulasi di puncak dan lereng sehingga bisa menjadi ancaman lahar dingin,” ujar Ugan.
Maka demikian, ia meminta agar masyarakat yang bermukim di dekat aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi agar tetap waspada.
“Jadi ini yang perlu diwaspadai sewaktu-waktu masih berpotensi menjadi aliran lahar apabila terjadi hujan di area puncak maupun lereng Marapi,” pungkasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

