KATASUMBAR – Insiden dan kecelakaan maskapai penerbangan Sriwijaya Air pada 9 Januari 2021 bukanlah kali pertama di Indonesia.
Ini merupakan insiden keenam sejak 2008. Dilansir dari berbagai Sumber, insiden dan kecelakaan armada ini merupakan yang terburuk sejak 2008.
Di Agutus 2008, tepatnya di 27 Agustus 2008, Sriwijaya Air Penerbangan 062 tergenlincir di Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin saat sedang mendarat. Kejadian ini disebabkan kerusakan yang terjadi pada sistem rem. Tidak ada korban jiwa
27 Januari 2010 – Sriwijaya Air dengan rute Jakarta – Padang tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.
20 Desember 2011 – Sriwijaya Air SJ 230 PK-CKM rute Jakarta – Yogyakarta tergelincir di Bandara Adisutjipto. Tidak ada korban jiwa.
13 Oktober 2012 – Sriwijaya Air Penerbangan SJ 0021 Medan – Padang salah mendarat di Bandar Udara Tabing. Tidak ada korban jiwa.
27 Maret 2013 – Sriwijaya Air penerbangan Medan ke Padang tergelincir ketika baru saja mendarat di Bandara Internasional Minangkabau. Tidak ada korban jiwa.
9 Januari 2021 – Sriwijaya Air Penerbangan 182 PK-CLC rute Jakarta – Pontianak yang mengangkut 62 orang (termasuk awak kabin) jatuh di dekat Pulau Laki, Kepulauan Seribu sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian di daerah terkahir terputusnya komunikasi dengan pihak Bandara Soekarno-Hatta.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


