KATASUMBAR — Ketua LKAM Kabupaten Agam Y Datuak Maleka Nan Tinggi marah besar mengetahui insiden moge yang membuat 2 prajurit TNI terluka.

Ia sangat tidak menerima insiden itu dan menganggap hal itu adalah pelecehan kepada Negara.

“Ini bukan arogan lagi, tapi sudah sangat kelewatan. Saya sangat prihatin,” ucap Datuak Maleka saat menyambangi Kodim 0304/Agam, Jum’at 6 November 2020.

Dt Maleka meminta pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus yang menurutnya sudah mencederai nilai-nilai pancasila.

“Kedepan, jika ada lagi konvoi moge masuk Bukittinggi dan Agam, mohon minta izin dulu ke Pemerintah setempat,” ungkapnya.

Sebelumnya, terjadi dugaan penganiayaan terhadap 2 anggota TNI Kodim 0304/Agam Serda M dan Serda Y pada Jum’at 30 Oktober 2020 sekitar pukul 16.20 WIB di Simpang Tarok.

Intel TNI ini bentrok dengan sejumlah konvoi moge dari club motor HOG Bandung sehingga menderita luka-luka. Polres Bukittinggi menetapkan 5 orang dari club moge sebagai tersangka.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.