KATASUMBAR – Memasuki hari keempat, pencarian warga tenggelam di Perairan Mentawai belum membuahkan hasil.
Warga tersebut diketahui, hilang usai tenggelam saat mencari ikan di Tanjung Siniai Dusun Silabu, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Pencarian korban masih berlangsung dengan hasil nihil. Pencarian hari ini sudah memasuki hari ke 4,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal, Jumat (30/6/2023).
Akmal menjelaskan telah dilakukan penyisiran di lokasi kejadian, pencarian dengan aqua eye, penyisiran bibir pantai, dan menemui teman-temannya yang biasa bersama menangkap ikan.
“Sampai hari ini belum ada tanda-tanda lain yang kita temukan, selain sampannya pada saat kejadian,” kata Akmal.
Akmal menyebutkan untuk proses pencarian akan berlangsung selama tujuh hari sesuai SOP.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga dilaporkan hilang saat menyelam mencari ikan di Tanjung Sinyai, Dusun Silabu, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal.
Menurut Akmal, korban yang diketahui bernama Testa Parimotan tersebut dilaporkan hilang sejak Selasa (27/6/2023).
“Pada pagi tadi Tim SAR gabungan bergerak dari Dermaga Tuapejat menuju lokasi kejadian. Sesampai di pelabuhan Sikakap langsung melakukan koordinasi dengan Forkopimcam setempat,” ujarnya, Rabu (28/6/2023).
Ia melanjutkan, usai berkoordinasi Tim SAR Gabungan dengan RIB 02 Mentawai langsung menuju ke lokasi kejadian.
“Tim gabungan kemudian langsung melakukan pencarian dengan luas area pencarian 1 NM²,” ujarnya.
Akmal menambahkan, untuk pencarian hari ini korban belum berhasil ditemukan.
“Sesuai dengan peraturan, operasi SAR dihentikan sementara dan dilanjutkan esok hari,” kata dia.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


