KATASUMBAR – Detasemen Khusus Antiteror 88 (Densus 88) kembali mengungkapkan fakta baru seputar penangkapan 16 anggota NII di Sumbar.

Penangkapan itu berlangsung beberapa waktu lalu. Sebanyak 16 anggota Negara Islam Indonesia (NII) ini dibekuk di dua Kabupaten.

Hal demikian diungkapkab oleh Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar.

Ia mengatakan, sebelum ditangkap, mereka disebut punya misi untuk menggulingkan pemerintahan sah.

Rencana itu tepatnya bakal dilaksanakan sebelum Pemilu 2024 mendatang berlangsung.

Rencana penggulingan ini, sebut Aswin telah dilengkapi beberapa bukti yang ditemukan petugas saat penangkapan.

“Barang bukti yang ditemukan juga menunjukkan sejumlah rencana yang tengah dipersiapkan oleh jaringan NII Sumatra Barat.

Adapu rencana itu yakni upaya melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum tahun Pemilu 2024,” katanya.

Aksi Teror dan Ganti Ideologi

Misi ini, menurut Aswin senada dengan ideologi NII yang dikembangkan oleh kelompok Kartosuwiryo.

Ideologi itu berkaitan dengan penggantian ideologi Pancasila menjadi Khilafah, syariat Islam dan hukum Islam.

“Bukti yang ditemukan berupa dokumen dan mirip dengan ideologi NII Kartosuwiryo yang ingin mengganti ideologi Pancasila,” paparnya.

Rencana penggulingan ini, ungkap Aswin bakal dilancarkan jaringan NII Sumbar lewat aksi teror.

Adapun ancaman yang bakal dilancarkan menggunakan senjata tajam berupa golok. Barang bukti ini pun ditemukan pada seorang tersangka.

“Di antara sekian rencana tersebut, terdapat juga potensi ancaman berupa serangan teror.

Rencana ini tertuang dalam wujud perintah mempersiapkan senjata tajam dan juga mencari para pandai besi,” ujarnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.