KATASUMBAR – Sriwijaya FC gagal meraih poin penuh saat melawan Semen Padang FC di Stadion H Agus Salim, Kota Padang.
Pada pertandingan ini, Sriwijaya FC dibekuk dengan skor 3-0, sehingga gagal memangkas jarak poin dengan peringkat 3 klasemen.
Kegagalan ini pun menjadi sorotan, sebab hasil yang diperoleh sangat tidak memuaskan.
Hal itu diungkapkan oleh pengamay sepakbola Buyung Ismu, yang dikutip dari Sripoku.
Ia menilai, peforma pemain Laskar Wong Kito kurang memain, sehingga ia menyebut sangat sulit bagi tim tersebut masuk babak 12 besar.
“Kalau soal peluang ya sulit untuk bertahan di Liga 2 dengan materi pemain yang ada seperti di pertandingan ini.”
“Kayaknya maaf ngomong di bawah standar,” katanya, Minggu (26/11).
Menurut dia, dari pertandingan yang dilihat, fisik dan teknik dari setiap individu pemain Sriwijaya FC masih kurang untuk dapat bersaing menjauh dari zona degradasi.
Meskipun dari segi taktik dan secara komposisi bermainnya bagus, namun tak didukung dengan materi pemain.
“Paling bagus hanya yang nomor punggung 7, sisanya dari segi kecepatan kurang, kondisi fisiknya kurang, dan teknik bola juga kurang.”
“Komposisi bermain bagus, tapi materi fisik pemain, cara berlari masih lambat, masih lembek. Dengan kondisi pemain yang sekarang sulit untuk bertahan,” tuturnya.
Kendati demikian, peluang Sriwijaya FC untuk menjauhi zona degradasi masih ada.
Itu bisa dilakukan ika tim bisa membenahi apa yang kurang dari permainan di lapangan. Mengingat, masih menyisakan 2-3 pertandingan lagi.
“Kalau untuk ke puncak saya rasa sudah tidak bisa, saat ini yang bisa dilakukan adalah fokus membenahi bagaimana caranya agar tidak terlempar ke klasemen bawah,” tandasnya.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

