KATASUMBAR – Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengaku dirinya disarankan untuk maju sebagai calon Wali Kota Padang.
Saran dan dukungan itu muncul dari rekan separtai, yakni Partai Gerindra.
Tak cuma itu, ia juga menyebut dukungan tersebut juga telah masif lantaran ulama juga menyampaikan dukungan serupa.
“Kalau untuk maju sebagai calon Wali Kota Padang menyarankan untuk maju, juga dari ulama-ulama kami. Banyak sekali dukungan sebenarnya,” katanya.
Kendati demikian, Erman Safar belum bisa membuat keputusan secara cepat saat ini.
“Tetapi saya hari ini harus menyelesaikan seluruh janji-janji kampanye yang harus saya selesaikan sampai 2024,” ujarnya.
Ia melanjutkan, ia telah memberikan tenggat untuk membuat keputusan.
“Saya akan buat keputusan pada Februari 2023, bagaimana saya akan melanjutkan untuk mengurus umat,” ujarnya.
Namun di sisi lain, ia mengaku siap memang harus menjalani konstestasi politik pada Pemilu 2024 mendatang di Kota Padang.
“Yang pasti semuanya siap, kawan-kawan di partai, ulama dan lainnya mendukung saya melanjutkan di Bukittinggi atau di Padang sebagai pendatang baru,” pungkasnya kemudian.
Warganet Protes
Pernyataan Erman Safar pun memicu sentimen negatif. Sebab banyak warganet yang tidak terima dengan rencana itu.
Sebab Erman Safar dianggap belum berhasil mengurus kota wisata tersebut.
Bahkan ada pula warganet yang menilai sepak terjang ini mirip tokoh politik kenamaan.
Tokoh politik yang memulai karir sebagai Wali Kota, lalu Gubernur dan jadi Presiden.
Komentar-komentar tersebut dirangkum Katasumbar dari akun @bukittinggiku.ig, Selasa (4/10) malam WIB.
Berikut beberapa komentar warganet di unggahan akun Instagram tersebut.
“Ngurus Kota Bukittinggi yg kecil aja engga beres, malah mau jadi Walikota Padang, pake jual nama2 ulama lagi, ngacak jejak digital mu,” tulis akun @ismail_johan_
“Capek la pindah padang Pak. Nanti 2021-2024 bukik. 2024-2027 padang.. 2027-2031 gubernur … 2031-2034 presiden se sakali nda pak. Asal nda dibukik lai… ngomong2 bisa jualan prestasi nda Pak? Jaan jualan2 pakai namo ulama lai? Kanai prank kota bukik salamo jabatan bapak,” tulis akun @in1384dra.
“Mohon jangan ke padang kami iklas andq tetap di bukittinggi,” tulis akun @laptopsecondpadang.
“Gorong² baa kabanyo pak? Lah sampai ma mambalah jalan di bukik kini? Terakhir pas rayo patang baru sampaii swalayan niagara nampaknyo,” tulis akun @rozialwi.
Hingga berita ini diturunkan, komentar pada unggahan akun tersebut telah mencapai ratusan.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


