KATASUMBAR – Sejumlah emak-emak masyarakat Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sei Beremas, Kabupaten Pasaman Barat mengungkapkan alasannya membawa anak-anak dalam aksi di depan Kantor Gubernur Sumbar.
Diketahui, masyarakat tersebut melakukan aksi dengan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait konflik agraria.
Hari ini, hari ketiga masyarakat tersebut melakukan aksi, mereka bersikukuh tetap ingin menyampaikan langsung kepada Gubernur Sumbar kendati sudah ditemui beberapa utusan.
Hamna (30), seorang ibu rumah tangga rela membawa tiga anaknya dalam aksi ini.
Menurut Hamna, alasannya membawa ketiga anaknya tersebut, karena ia juga ingin ikut menyampaikan tuntutan ke Padang.
“Kita juga ingin menyampaikan tuntutan ke Gubernur Sumbar, namun anak-anak terpaksa kami bawa kalau tidak ditinggal sama siapa,” ujarnya di Pelataran Masjid Raya Sumbar, Rabu (2/8/2023).
Hal yang sama juga diungkapkan Fitri Lubis (28). Fitri membawa empat anaknya yang masing-masing berusia
8 tahun, 7 tahun, 4 tahun, dan 7 bulan.
“Kalau ditinggal kita khawatir. Memang yang datang ke sini masih sebagian, yang tidak pergi ke sini itu seperti orang tua dan ibu hamil,” kata dia.
Diketahui, setidaknya ada empat tuntunan masyarakat Air Bangis kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi
1. Cabut usulan gubernur tentang proyek strategis nasional kepada Menko Kemaritiman dan Investasi
2. Bebaskan lahan masyarakat Air Bangis dari kawasan hutan produksi.
3. Bebaskan masyarakat dari Koperasi KSU ABS HTR Sekunder
4. Bebaskan masyarakat menjual hasil sawitnya kemanapun.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

