KATASUMBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesisir Selatan menganggarkan dana sebesar Rp1.057.499.982 untuk pengadaan pakaian dinas dan pin emas untuk anggota dan pimpinan.

Adapun anggaran yang digunakan untuk membeli pin emas ini sebesar Rp314.499.982, sedangkan untuk pakaian dinas sebesar Rp742.500.000.

Pengadaan yang menghabiskan dana besar ini diambil dari anggaran 2021 ini. Sekretaris Dewan DPRD Pessel Jarizal mengatakan, proses pengadaan ini bahkan sudah diproses dalam kurun waktu sebulan ini.

“Iya, pengadaan (pakaian dinas) ini sudah dianggarkan. Proses tendernya juga sedang berjalan,” katanya saat dihubungi Katasumbar, Kamis (26/8) siang.

Pengadaan tersebut bisa dilihat di data situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pesisir Selatan dengan judul Penyediaan Pakaian Dinas dan Atribut Pimpinan dan Anggota DPRD yang berkode 185599.

Dari surat detail pengadaan proyek Kerangka Acuan Kerja (KAK) DPRD Pesisir Selatan sendiri diketahui bahwa masing-masing anggota dan pimpinan DPRD Pesisir Selatan akan mendapatkan pin dengan kadar emas 90% seberat 6,25 gram.

Sedangkan untuk pakaian, dalam pengadaan itu anggota dan pimpinan legislatif akan mendapatkan satu setel pakaian adat daerah, dua setel pakaian dinas harian, dua setel pakaian sipil lengkap, dan satu setel pakaian sipil resmi.

Pengadaan ini kemudian mendapatkan sentimen negatif dari warganet. Dipantau dari akun Instagram @info.minang, pada umumnya warganet tidak terima dengan pembelian tersebut.

Pada kolom komentar akun tersebut, warganet rata-rata menilai pembelian tersebut tidak penting di tengah pandemi Covid-19. Apalagi saat ini, di tengah pelaksanaan PPKM masyarakat banyak yang mengalami kesulitan ekonomi.

Berikut komentar-komentar warganet yang dihimpun Katasumbar dari akun @info.minang:

“Woii itu rakyat banyak yang membutuhkan seharusnya kalian yang mempunyai pendidikan yang tinggi mikirnya pake apa? Buat malu saja,” tulis akun @mhdrsyyd_

“Beli baju 1 M, dana bansos turun cuma Rp600 ribu, itu tidak merata (masyarakat) dapat. Hahaha habiskanlah uang rakyat itu, kalian kan semua panitianya,” tulis akun @atika.wulandari20 dengan bahasa Minang.

“Pin saja dari emas, luar biasa hebat sekali, hanya untuk dipajang-pajang. Beli baju 45 buah Rp745 juta, apa bahannya itu? Jangan-jangan berlapis berlian, siapa tukang jahitnya itu? Berapa pula upahnya satu baju?,” tulis akun @refri_syahlil dengan bahasa Minang.

“Masyarakat mati kelaparan, nan inyo mati karancakan,” tulis akun @nomi_uchi.

“Aduh pak, tidak malu kah dengan keadaan ibu pertiwi yang sedang sakit-sakitan ini pak? Sekarang begini pak, kenapa bajunya bisa semahal itu? Coba lah lihat orang-orang yang memilih bapak dulu, apakah mereka sedang susah? Sebaiknya mereka yang ditolong, bisa masuk surga bapak,” tulis akun @riosatria16.

Sejak pertama kali diunggah sekitar pukul 15:00 WIB lalu, unggahan akun @info.minang ini sudah mendapatkan 44 komentar dan 455 suka.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.