KATASUMBAR – Komisi III DPRD Bukittinggi sidak proyek galian drainase di sepanjang Jalan Perintis, Selasa sore 2 November 2021.
Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Nur Hasra menyebut, ia khawatir proyek tersebut tidak rampung tepat waktu.
Menurutnya, sejauh ini progres pengerjaan baru sebatas 24 persen saja dan ia menuntut pengelola proyek bekerja cepat.
“Kita khawatir tak selesai tepat waktu, progresnya baru 24 persen, sementara deadlinenya 26 Desember mendatang,” ungkapnya.
Untuk mengejar tenggat waktu, Nur Hasra meminta pengawas untuk bekerja siang-malam.
“Kalau perlu tutup jalan ini, dan bekerja siang-malam,” ujar Politisi PKS tersebut.
Selain itu, ia juga meminta pengelola proyek untuk memberikan pagar pembatas, demi keamanan pengendara agar tidak ada yang terperosok ke dalam lubang galian.
Proyek galian ini menelan dana 12,9 miliar rupiah dari APBD Bukittinggi. Pengerjaannya sepanjang 1.080 meter, atau dari Simpang Kangkuang atau Jalan Perintis hingga Jalan Pemuda.
Proyek ini memang menjadi sorotan publik, bahkan Wali Kota Erman Safar pernah marah besar karena tanah galian menutup akses ke sejumlah toko di kawasan tersebut.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


