KATASUMBAR– Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian warga yang menjadi korban akibat banjir lahar hujan dan longsor di Sumatera Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hingga Senin 13 Mei 2024 korban meninggal terus bertambah.
Berdasarkan data BNPB pukul 13.00 WIB, total korban meninggal yang ditemukan sudah mencapai 44 orang.
Diantara data itu, korban meninggal di Agam sebanyak 19 orang, Tanah Datar 14, Padang Panjang 2 orang, Kota Padang 1 dan Padang Pariaman 8 orang.
Menurut Abdul Muhari, selain korban akibat banjir lahar hujan, juga akibat longsor yang terjadi di Kota Padang. Setidaknya tercatat 1 orang.
“Kota Padang akibat longsor 1 orang meninggal dunia. (Kemudian) Padang Pariaman informasi meninggal dunia baru kita terima kemarin (Minggu 12 Mei 2024),” terangnya.
Ia menjelaskan, dari data yang di-up date, korban yang terbanyak ditemukan akibat banjir lahar dingin di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.
“Agam dan Tanah Datar. Ini paling banyak terdampak banjir lahar hujan. Karena paling dekat dan paling banyak kawasan mereka yang dilalui oleh banjir lahar hujan,” terangnya.
Selain data korban meninggal, BNPB juga melaporkan sejumlah korban yang masih dalam pencarian.
Berdasarkan data pukul 13.00 WIB, total korban yang masih dalam pencarian sebanyak 15 orang.
“Kita mengunci 44 data meninggal dunia, tambah 15 orang korban hilang masih dalam pencarian,” ujarnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


