KATASUMBAR – BPBD Padang Panjang mencatat cuaca ekstrem telah melanda kawasan itu sejak empat hari terakhir.

Hujan deras dan angin kencang menyebabkan sejumlah atap rumah warga diterbangkan angin dan beberapa pohon tumbang.

Warga diminta untuk waspada menyikapi cuaca ini.

Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, S.STP mengatakan, cuaca ekstrem ini sudah terjadi sejak Minggu 13 November hingga hari ini, Kamis 17 November 2022.

Sejumlah wilayah yang paling banyak terkena dampak hujan dan badai ini adalah Kelurahan Koto Panjang, Koto Katik, Guguk Malintang, Ganting, Kampung Manggis, Bukit Surungan, Pasar Baru dan Pasar Usang.

“Saat regu Pusdalops BPBD meninjau ke lokasi, banyak rumah warga yang atapnya diterbangkan angin,” kata Putu Venda dikutip dari Kominfo Padang Panjang.

Di Koto Panjang ada 11 rumah yang terkena dampak. Wilayah lain ada dua rumah, dengan total semuanya 24 rumah, kata Venda.

Selain itu, sebutnya, regu Pusdalop juga menangani kejadian pohon tumbang. Rabu kemarin ada empat kejadian pohon tumbang yang menutupi sebagian ruas
jalan.

Di antaranya ruas jalan lintas Bukittinggi-Padang, parkir area kampus ISI, dan jalan pemukiman warga.

Venda berharap kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah dan selalu waspada dan hati-hati, karena hujan disertai badai ini masih berlangsung sampai sekarang.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.