KATASUMBAR – Gabungan 45 advokat dari berbagai organisasi melaporkan oknum Polisi ke Polda Sumbar, buntut pemukulan 2 anggota LBH Padang.

Pelaporan secara hukum ini dilakukan oleh gabungan advokat lintas organisasi itu ke Polda Sumbar, Senin (7/8).

Adapun tindakan pemukulan tersebut dialami oleh dua orang anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang berinisial A dan C.

Tindakan tersebut mereka terima kala petugas Kepolisian memulangkan ribuan warga Air Bangis, massa unjukrasa di Masjid Raya Sumbar, Sabtu (5/8) lalu.

Salah satu penasehat hukum korban, Aulia Rizal mengatakan, pihaknya menempuh jalur hukum karena pemukulan itu merendahkan profesi advokat.

“Ini adalah bentuk solidaritas advokat, karena yang menjadi korban advokat. Ini merendahkan marwah profesi,” katanya pada Katasumbar.

Adapun sebanyak 45 advokat ini berasal dari Peradi SOHO, Perai SAI, Peradi RBA, PBHI Sumbar, LBH Padang, Rumah Bantuan Hukum, LBH Pers Padang, dan APSI Sumbar.

Sementara itu, Direktur LBH Padang Indira Suryani menyebutkan bahwa pihaknya mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan petugas Kepolisian.

Sebab aksi petugas tersebut ramai di media sosial, dan menjadi perhatian banyak pihak.

“Foto dan videonya beredar dan itu keliatan sekali siapa pelaku-pelakunya,” sebut Indira saat dihubungi.

Di sisi lain, pihaknya juga menyoroti tindakan represif aparat yang menyeret warga yang beredar di media sosial.

Menurut dia, petugas Kepolisian tak patut melakukan tindakan tersebut. Seharusnya bisa melakukan upaya yang lebih humanis.

“Polisi itu pengayom, harusnya bisa lebih baik. Kami tidak membenarkan tindakan kekerasan,” sebut dia.

Indira menegaskan, tindakan pemukulan itu dilengkapi dengan bukti video pemukulan.

Rekaman video berdurasi kurang dari satu menit itu akan menjadi barang bukti penguat tindakan yang dialami oleh dua anggota LBH Padang tersebut.

“Kami akan minta tanggung jawab, dan banyak barang yang hilang kami sedang identifikasi, ada HP rusak.”

“Kami sempat melakukan pengobatan juga, situasi warga dipulangkan paksa ke kampung,” pungkasnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.