KATASUMBAR – Pada Selasa 8 November 2022 besok, akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT) yang bisa teramati di Indonesia.

Mengutip dari laman BMKG, proses gerhana juga bisa terlihat di Selandia Baru, sebagian kecil Australia, sebagian besar Jepang.

Kemudian sebagian kecil Cina, sebagian Rusia, sebagian Amerika Serikat, dan sebagian besar Kanada.

Proses gerhana pada saat Bulan terbit dapat teramati di sebagian besar Asia, sebagian besar Australia, sebagian Rusia, sebagian kecil Eropa utara.

Kemudian proses Gerhana pada saat Bulan terbenam dapat teramati di sebagian besar Amerika.

Gerhana ini tidak akan dapat teramati di sebagian besar Eropa, seluruh Afrika dan sebagian kecil Asia.

Pada puncak gerhananya, di sebagian besar wilayah Indonesia posisi Bulan dekat dengan horizon di bagian Timur.

Oleh karena itu, para pengamat dapat mengabadikan kejadian gerhana ini dengan latar depan bangunan yang bersejarah atau ikonis.

Gerhana Bulan Total 8 November 2022 ini merupakan anggota ke 20 dari 72 anggota pada seri Saros 136.

Gerhana bulan sebelumnya yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah Gerhana Bulan Total 28 Oktober 2004.

Adapun gerhana Bulan yang akan datang yang berasosiasi dengan gerhana bulan ini adalah Gerhana Bulan Total 18 November 2040, yang juga akan dapat terlihat dari Indonesia.

Mengenal Gerhana Bulan

Gerhana Bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.

Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra Bumi.

Akibatnya, saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah. Adapun Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semua cahayanya sampai ke Bumi dan selalu terjadi pada saat fase bulan baru.

Pada tahun 2022 terjadi 4  kali gerhana, yaitu 2 kali gerhana Matahari dan 2 kali gerhana Bulan, yakni Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 30 April 2022 yang tidak bisa teramati dari Indonesia.

Kemudian  Gerhana Bulan Total (GBT) 16 Mei 2022 yang tidak dapat teramati dari Indonesia,  Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 25 Oktober 2022 yang juga tidak bisa teramati dari Indonesia.

Yang terakhir, Gerhana Bulan Total (GBT) 8 November 2022 yang dapat teramati dari Indonesia.

Waktu Terjadinya Gerhana di Indonesia

Di Indonesia, fase gerhana mulai pukul 15.00 WIB, gerhana sebagian mulai pukul 16.08 WIB, lalu gerhana total mulai pukul 17.16 WIB.

Selanjutnya puncak gerhana terjadi pukul 17.59 WIB dan gerhana total berakhir pada pukul 18.42 WIB.

Untuk gerhana sebagian berakhir pada pukul 19.49 WIB dan gerhana berakhir pada pukul 20.57 WIB.

Baca juga : Besok Gerhana Bulan di Sumbar, Begini Tata Cara Salat Khusuf dari Niat Hingga Salam

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.