KATASUMBAR – Kevin Simbolon (29), memutuskan jadi Mualaf di Lapas Biaro atau Lapas Kelas II A Bukittinggi saat Bulan Ramadan ini.
Ia mengucap Kalimat Syahadat lewat bimbingan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ampek Angkek, Jum’at 7 Mei 2021.
Setelah menjadi muslim, ia menambahkan namanya menjadi Muhammad Kevin Simbolon.
“Saya memutuskan jadi mualaf setelah mengenal islam sejak 2008 silam,” jelas Napi kasus pencurian itu.
Mantan pemeluk Agama Protestan itu menyebut, ia mualaf tanpa paksaan dari pihak manapun, dan keluarganya tak mempermasalahkan hal ini.
Untuk menyempurnakan masuk Islam, ia pun telah menjalani khitan, dan ada sejumlah pihak membantunya untuk mualaf, seperti Lawyer Armen Bakar, Dokter Amilus, Temok, dan pihak lain serta Lapas sendiri.
“Ke depan saya akan terus memperdalam ajaran Agama Islam,” ungkap pria asal Samosir itu.
Sementara Kalapas Kelas II A Bukittingi Marten mengatakan, keputusan menjadi mualaf merupakan permintaan sendiri dari Kevin.
“Setelah kita mendengar kabar ia ingin mualaf, lalu kita panggil dan kita tanyai, apakah keputusan ini ada paksaan atau tidak,” kata Marten.
Karena Kevin menjawab tak ada paksaan, Marten lantas memfasilitasi warga binaannya mengucap dua Kalimat Syahadat.
“Dia merupakan warga binaan kedua yang memeluk Islam setelah masuk ke Lapas,” pungkas Marten.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


