KATASUMBAR- Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga mirip Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumbar, Kombes Pol. Teddy Fanani, tengah memarahi seorang pengendara mobil, viral di media sosial.

Video berdurasi 27 detik itu diunggah oleh akun TikTok @Sumbarkareh dengan keterangan “Polisi di Padang Pukul Pengendara Mobil.” Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang memastikan identitas pria dalam rekaman tersebut.

Dalam video terlihat dua orang pria keluar dari sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport berwarna putih. Salah seorang di antaranya, yang disebut warganet mirip Kombes Pol. Teddy Fanani, tampak menghampiri dan memarahi seseorang yang berada di dalam mobil lain. Isi percakapan dalam video tidak terdengar jelas.

Keterangan yang disertakan pengunggah menyebutkan bahwa orang yang dimarahi merupakan seorang sopir dinas di Sumatera Barat. Pengunggah mengklaim peristiwa bermula saat dirinya menyalip mobil Pajero tersebut dari sisi kiri karena kondisi jalan sedang lengang.

“Kronologinya, saya sebagai driver Dinas Sumbar menyelip mobil dia sebelah kiri. Kebetulan jalan kosong, jadi driver dia kaget dan menuduh saya membahayakan nyawa beliau. Mobil dia pun tidak ada tersenggol sedikit pun,” tulis pengunggah dalam keterangannya.

Pengunggah juga mengaku telah beberapa kali meminta maaf. Namun, menurut keterangannya, ia justru dipukul hingga kacamatanya pecah.

“Saya sudah meminta maaf berkali-kali, lalu dia memukul mata saya sampai patah kacamata saya. Setelah memukul, tanpa rasa bersalah bapak polisi yang terhormat pergi saja,” tulisnya.

Melansir Kompas.com, dugaan peristiwa tersebut terjadi di kawasan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (07/08/2026). Peristiwa itu kemudian direkam dan videonya beredar di media sosial.

Terkait tudingan tersebut, Teddy membantah melakukan pemukulan terhadap driver. Ia mengatakan kejadian bermula ketika driver menyalip mobilnya dari sebelah kiri.

“Saya mau ke bandara, dia nyalip dari sebelah kiri,” kata Teddy kepada Kompas.com, Jumat (07/08/2026).

Menurut Teddy, driver melaju dengan kecepatan tinggi. Setelah menyalip dari kiri, driver disebut kembali masuk ke jalur kanan karena terdapat kendaraan lain di depannya.

Teddy mengatakan manuver tersebut membuat kendaraan driver hampir menabrak bagian kiri mobil yang ditumpanginya. Sopir Teddy kemudian membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan.

“Naik mobil saya ke arah taman pembatas jalan. Hampir kecelakaan saya,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, Teddy mengatakan driver meninggalkan lokasi. Ia kemudian meminta sopirnya mengejar kendaraan tersebut dan meminta driver berhenti.

Teddy mengatakan beberapa anggota yang bersamanya kemudian mendatangi driver. Saat itu, kejadian mulai direkam oleh pihak driver.

Menurut Teddy, driver sempat hendak pergi setelah turun dari kendaraannya. Anggota kemudian mengejar driver tersebut. Teddy membantah melakukan pemukulan.

Ia mengatakan justru meminta anggotanya agar tidak melakukan kekerasan terhadap driver.

Teddy mengatakan driver kemudian diajak berbicara di sisi kiri mobil. Menurut dia, saat itu driver bersandar ke mobil dan kacamatanya terjatuh.

“Kacamatanya jatuh. Mungkin pecah karena itu,” ujar Teddy.

Teddy kembali membantah tudingan bahwa dirinya memukul driver hingga menyebabkan kacamatanya patah.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.