KATASUMBAR – Media sosial dihebohkan dengan kemunculan foto harimau sumatera yang disebutkan berasal dari kamera pemantau milik BKSDA Sumbar.

Disebutkan, lokasi kejadian harimau terekam kamera pemantau ini di Pincuran Tujuh, Balingka-Agam.

Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono mengatakan, informasi ini tidak benar.

Ardi mengatakan, setelah dilakukan pengamatan dan penelusuran terhadap foto yang beredar di salahsatu akun medsos itu, maka disimpulkan bahwa foto tersebut berasal dari channel youtube Dilaz Channel , judul 9 penguasa rimba, menit ke 9:55.

Lokasi pengambilan foto berada disalah satu daerah di provinsi Riau, bukan di Pincuran Tujuh Balingka sebagaimana foto yang telah beredar di media sosial.

Ardi Andono berharap dan menghimbau kepada siapa saja agar setiap informasi yang berhubungan dengan satwa liar untuk terlebih dahulu dapat dikonfirmasi kepada BKSDA sebelum disebarluaskan sehingga informasi menjadi valid.

“Karena hal tersebut dapat menyebabkan disinformasi yang berujung kepada terjadinya keresahan ditengah masyarakat,” ungkal Ardi, Minggu 16 Oktober 2022.

“BKSDA saat ini sedang melakukan penanganan konflik satwa harimau dan manusia di Puncak Kabun, Jorong Baringin Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Agam,” tutup Ardi Andono.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.