KATASUMBAR – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Firdaus Umar membenarkan, pihaknya telah mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan 3 bocah yang meninggal karena keracunan di Solok Selatan. Sampel makanan tersebut telah dikirim ke Padang.

“Sampel makanannya sedang kita periksa, kemungkinan sore ini sudah ada hasilnya,” kata Firdaus saat dihubungi katasumbar.com, Rabu (1/9/2021).

Ia menambahkan, sampel makanan yang diambil merupakan makanan ringan sejenis biskuit.

Ia menjelaskan, biskuit yang dibeli oleh 3 bocah tersebut habis dimakan. Kemudian pencarian sampel dilanjutkan di warung tempatnya membeli namun juga habis.

Kemudian, pencarian sampel dilanjutkan ke warung yang lain dengan kode produksi yang sama. “Jadi sampel itu yang kita periksa,” kata dia.

Menurut Firdaus, kecil kemungkinan penyebab 3 bocah adik kakak tersebut meninggal karena keracunan.

“Sebab, makanan itu dimakan oleh ibunya juga, selain itu makanan yang sama juga habis di warung. Namun tidak ditemukan kasus yang sama,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan pemeriksaan terkait 3 bocah adik kakak yang diduga meninggal karena keracunan makanan di Solok Selatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sungai Pagu Iptu Kristanto Budi Basuki.

“BPOM sudah turun ke lapangan, kita harus menunggu konfirmasi dari BPOM apakah benar atau tidaknya tentang kejadian tersebut,” katanya saat dihubungi katasumbar.com, Rabu (1/9/2021).

Ia menambahkan, belum bisa menjawab secara langsung sebab tidak dalam kapasitasnya untuk menjelaskan apa yang dimakan oleh 3 bocah tersebut. “Apakah penyebabnya ini atau tidak kita belum bisa memastikan,” ujarnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.