KATASUMBAR– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI temukan 19 masalah selama proses penghitungan dan pemungutan suara pada Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan, Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja saat konferensi pers di Media Center Bawaslu pada Kamis 15 Februari 2024.
Ia menjelaskan, dari 19 masalah itu, diantaranya 13 permasalahan dalam pemungutan suara dan enam masalah dalam penghitungan suara.
Ia mengatakan, hasil tersebut didapat dari hasil patroli pengawasan pada 38 provinsi yang dituangkan melalui aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu).
“Data tersebut berdasarkan hasil patroli pengawasan di 38 provinsi yang dituangkan melalui aplikasi Siwaslu hingga 15 Februari 2024 pukul 06.00 WIB,” terangnya mengutip website Bawaslu.
Anggota Bawaslu Lolly Suhenty me rinci, 13 masalah dalam pemungutan suara itu terdapat 37.466 TPS yang membuka pemungutan suara dimulai lebih dari pukul 07.00 WIB.
“TPS yang buka lebih dari pukul 07.00, berada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, dalam proses pemungutan suara juga ditemukan 2.271 TPS yang memobilisasi atau mengarahkan pilihan pemilih dari tim sukses dan peserta, bahkan penyelenggara.
“Ada 2.271 TPS, didapati terjadi intimidasi kepada pemilih atau penyelenggara pemilu di TPS,” ujarnya.
Sementara itu, untuk enam masalah pada penghitungan suara, itu ditemukan pada 11.233 TPS yang didapati adanya Sirekap tidak bisa diakses oleh pengawas pemilu, saksi, dan masyarakat.
Lalu, ada 1.895 TPS yang didapati Pengawas TPS tidak diberikan Model C. Hal itu, diantaranya ditemukan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Kemudian di DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan Yogyakarta.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


