KATASUMBAR – Kedatangan pemudik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada H-2 Lebaran, Sabtu (30/4) cenderung sepi.

Hal ini diketahui dari jumlah penumpang yang datang lewat pintu kedatangan bandara.

Corporate Communication Angkasa Pura II BIM, Fendrick Sondra mengatakan, jumlah penumpang yang datang jauh dari prediksi.

Sebelumnya, prediksi jumlah penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mencapai 200 ribu orang.

Namun terhitung sejak H-10 lalu hingga Sabtu malam WIB, jumlah pergerakan penumpang baru 58 ribu orang.

“Tercatat baru 58.336 orang dengan rincian 40.917 orang untuk kedatangan dan 17.419 untuk keberangkatan,” katanya.

Dengan jumlah sebanyak itu, tercatat pula ada 506 pergerakan pesawat udara.

“Dengan rincian arrival 253 penerbangan dan departure 253 penerbangan,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Executive General Manager PT AP II Kantor Cabang BIM, Siswanto menyebut hal itu disebabkan karena banyak perantau yang pulang lebih cepat.

Keputusan perantau yang mudik lebih cepat menurut dia justru lebih baik karena mengurangi kepadatan pergerakan penumpang.

“Masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk mudik lebih awal,” katanya.

“Sehingga sebaran perjalanan pemudik berjalan dengan baik. Kami ucapkan terima kasih pada masyarakat,” ujarnya.

Mudik Via Jalur Darat Paling Diminati

Menurut Fendrick, hal ini disebabkan karena banyak perantau yang memilih mudik lewat jalur darat.

Namun pihaknya belum memastikan hal demikian, sebab perlu mengkoordinasikannya dengan pihak Perhubungan Darat.

“Analisa kita hal ini dikarenakan banyak oara pemudik menggunakan jalur darat,” sebut dia.

“Mungkin kita bisa kompare nantinya dengan data dari Perhubungan Darat,” pungkasnya.

Pernyataan Fendrick senada dengan prediksi pemerintah Provinsi Sumbar.

Dimana sebelumnya pemerintah menyebut umlah kendaraan di jalanan bakal bertambah 500 ribu unit.

Itu merupakan taksiran jumlah pemudik yang akan melintasi jalur darat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar Heri Nofiardi mengatakan akan terjadi kemacetan di beberapa lokasi.

Menurutnya, perantau lebih memilih mudik via jalan darat lantaran lonjakan harga tiket pesawat.

“Kita melihat akan terjadi kemacetan (di beberapa lokasi),” pungkasnya kemudian.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.