KATASUMBAR – Ahmad Sahroni kembali membuat publik Kota Padang bertanya-tanya.
Betapa tidak, pria yang mengaku berdarah Simpang Ampek Sungai Sirah, Padang Pariaman ini kembali terpampang di sejumlah baliho dengan fotonya.
Baliho Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPR-RI) tersebut bertuliskan Cocok Jadi Apa Ya?.
Baliho tersebut terpantau oleh katasumbar.com di Kawasan Lubuk Buaya dan RTH Imam Bonjol Padang.
Menurut salah seorang pengendara, Fatimah (23), baliho pria yang kerap disebut Crazy Rich Tanjung Priok Jakarta tersebut terlihat saat ia melewati kawasan RTH Imam Bonjol Padang.
“Sudah terlihat dalam 4 hari terakhir ini. Saya tau itu Ahmad Sahroni,” kata Fatimah, Jumat (24/2/2023).
Beberapa waktu lalu, baliho Ahmad Sahroni juga terpajang di sejumlah kawasan Kota Padang. Tepatnya pada tanggal 8 Januari 2022 lalu.
Baliho bertuliskan Mimpi Jadi Presiden, disertai namanya Ahmad Sahroni.
Di baliho tersebut, pria yang kerap disebut Crazy Rich tersebut dikelilingi sejumlah bocah yang menunjuk ke arahnya.
Pria kelahiran 8 Agustus 1977 itu pernah dipercaya Anies Baswedan menjadi Ketua Pelaksana Formula E 2022 yang digelar di Jakarta.
Sebagai pria yang berdarah Minang, Ahmad Syahroni pernah berkunjung ke Padang, Rabu (7/9/2022). Terkenal sebagai pengusaha sukses, ia berasal dari orang tua yang berjualan nasi Padang.
Saat itu, ia berbagi kisah hidupnya, kesuksesan yang ia gapai hari ini dimulai dari nol.
Sahroni sempat menjadi sopir bertahun-tahun. “Saya juga boleh dibilang memulai dari nol, karena dulu saya hanya seorang sopir. Bertahun-tahun menjadi sopir dan mengerjakan pekerjaan bos,” katanya di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP).
Kemudian dengan perjalanan yang cukup panjang, dengan koneksi dan teman akhirnya ia dipercaya menangani perusahaan.
Ia menyampaikan, sebagai generasi milenial harus berani berbeda. Hal ini bukan semata-mata untuk eksistensi saja. Namun juga dapat membantu kreativitas sehingga mampu berkembang dengan baik seiring modernisasi.
“Sebagai milenial harus punya ide kreatif. Saya berani beda, salah satunya tampil tidak dengan partai. Saya punya branding diri dengan cara saya sendiri. Biar dulunya saya miskin, saya berani mimpi jadi presiden,” tukasnya.
Kemudian, milenial tidak boleh bekerja hanya untuk mendapat gaji saja. Mereka harus mempelajari sesuatu yang baru yang ditemui di dunia pekerjaan.
Ia juga berpesan, untuk meraih kesuksesan generasi mudah harus fokus pada diri sendiri dan menjadi fate changer.
“Lakukan apa yang kita mau. Tentu dimana pun kita memulai proses pasti ada suatu perjalanan yang berliku-liku. Hadapi dengan ikhlas dan sabar, jangan langsung mundur,” katanya.
“Dalam proses berwirausaha kita tak boleh gagal sekali langsung berhenti. Harus ada langkah kedua ketiga, untuk tetap bertahan,” ujarnya lagi.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
