KATASUMBAR – Pimpinan Pusat Muhammadiyah meyakini, satu pepatah Minang ini bisa jadi solusi negara untuk menghadapi ancaman resesi ekonomi.

Ancaman resesi ini diprediksi akan melanda perekonomian global tahun 2023. Indonesia pun bakal terdampak.

Pemerintah pun saat ini sedang memperkuat segala upaya untuk menghadapi ancaman tersebut.

Namun bagi Muhammadiyah, ada satu cara yang dinilai ampuh untuk menghadapi ancaman resesi.

Cara tersebut tergambar dalam pepatah Minangkabau. Hal itu diungkapkan oleh Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas.

Menurut dia, resesi ekonomi itu adalah ujian yang menyerang berbagai aspek, baik itu politik, keamanan, ekonomi, keseahatan hingga finansial.

Agar dapat melewati suatu krisis dengan baik, kata Anwar perlu kreativitas individu.

Langkah tersebut sekaligus kreativitas kolektif atau kolektivitas jama’i.

“Oleh karena itu ada filosofi di kalangan masyarakat Minangkabau, apa sikap kita menghadapi krisis ekonomi.”

“Supaya ada optimisme yaitu duduk sendiri bersempit-sempit, duduk bersama berlapang-lapang,” katanya.

Maksud dari pepatah ini kata dia adalah krisis apapun akan terasa lebih mudah dihadapi jika semua pihak saling bergotong royong.

“Dalam menghadapi krisis dan masalah yang cukup luas, maka tidak mungkin bagi kita menghadapi itu secara sendiri-sendiri.”

“Dan kalau kita menghadapi sendiri-sendiri maka beban masalah itu akan terasa sangat berat karena hidup ini sudah terintegrasi sedemikian rupa,” paparnya.

Menurut dia, agar tercipta suatu keadaan di mana rakyat mau bergotong royong dan memiliki sifat kebersamaan dalam menghadapi suatu masalah, bagi dia diperlukan rasa kesatuan.

“Oleh karena itu bagi saya secara kolektif terutama kehidupan berbangsa dan bernegara, maka kesatuan dan persatuan di antara warga bangsa itu harus kuat.”

“Kalau seandainya kita bisa meningkatkan rasa kebersamaan di antara kita, maka rasa-rasanya seberat apapun masalah itu akan bisa kita atasi,” pungkasnya.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.