KATASUMBAR – Peringatan Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) 2022 dipusatkan di Kota Bukittinggi, sejak Jum’at hingga Minggu, 14-16 Oktober 2022.
Berbagai kegiatan dilakukan di Pedesterian Jam Gadang, mulai dari senam, seminar pemecahan rekor MURI, hingga pameran.
Menariknya dalam kegiatan ini, sejumlah ayam hias juga dipamerkan. Salah satunya adalah ayam jenis brahma.
Rico Defri membawa sejumlah ayam hias dari peternakannya, RR Farm yang berdomisil di Baso.
Kehadiran ayam hias ini menarik perhatian pengunjung. Selain bentuknya yang unik, ukuran tubuh ayam ini juga terbilang besar.
“Ayam brahma ini bisa memiliki berat antara 4-6 kilogram. Tingginya bisa 70 centimeter. Ini memang salah satu spesies ayam raksasa,” ungkap Rico, Minggu 16 Oktober 2022.
Menurut Rico, ayam brahma merupakan spesies ayam asli India. Dia mendapat bibitnya dari Turki, kemudian mengembangkannya di Baso.
Salah satu ayamnya yang dinamai Excel, bahkan sudah menang dalam kontes nasional.
“Soal harga tergantung dari kecantikan, keaslian bodi hingga ciri khas. Untuk anakan umur sebulan, harganya antara Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta perekor,” jelasnya.
Sementara, untuk induk, harganya bisa tembus antara Rp 2 hingga 5 juta perekor.
Rico menjelaskan sebenarnya merawat ayam ini relatif sama dengan ayam lokal pada umumnya, karena pakannya tetap sama.
“Usaha ini cocok untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


