KATASUMBAR – Anggota DPRD Sumatera Barat, Asril, menyerahkan bantuan peralatan kesenian kepada sanggar-sanggar seni di Kabupaten Agam sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni tradisi Minangkabau. Bantuan yang bersumber dari dana pokok pikiran (Pokir) tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian Festival Sanggar Seni Bamego Alam di Jorong Koto Marapak, Nagari Lambah, Kecamatan IV Angkek, Kamis (2/7/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat aktivitas sanggar seni dalam membina generasi muda sekaligus menjaga keberlangsungan kesenian tradisional Minangkabau di tengah derasnya arus modernisasi.

Asril mengatakan, pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui penyelenggaraan festival, tetapi juga harus dibarengi dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi para pelaku seni.

“Kalau kita ingin seni tradisi tetap hidup, maka sanggar-sanggar seni juga harus diperkuat. Mereka adalah garda terdepan yang menanamkan kecintaan terhadap adat dan budaya kepada generasi muda,” ujarnya.

Menurut Asril, mempelajari seni tradisi tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran adat yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

“Ketika generasi muda sudah belajar adat, maka dengan sendirinya generasi muda kita akan belajar Kitabullah. Itulah yang diwariskan oleh nenek moyang kita melalui falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai perlengkapan pertunjukan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang melahirkan lebih banyak seniman muda di nagari.

Festival Sanggar Seni Bamego Alam sendiri menjadi momentum penyerahan bantuan tersebut. Ratusan masyarakat memadati kawasan Surau Adat Minangkabau hingga larut malam untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional dan tari kreasi yang dibawakan sejumlah sanggar dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, Muhammad Devid, menyampaikan apresiasi atas dukungan Asril terhadap pengembangan kebudayaan melalui dana pokok pikiran. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan legislatif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan seni tradisi.

“Hal ini menunjukkan beliau sangat mendukung kegiatan-kegiatan di bidang kemajuan kebudayaan. Dukungan seperti ini sangat dibutuhkan agar pembinaan sanggar seni dapat terus berjalan,” kata Devid.

Ia menambahkan, seni dan budaya memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, keberadaan sanggar seni perlu terus diperkuat, baik melalui kegiatan pertunjukan maupun dukungan fasilitas.

Festival Bamego Alam yang mengusung semangat menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pembinaan masyarakat juga menjadi ruang bagi para seniman untuk menampilkan karya sekaligus mempererat silaturahmi antarsanggar. Penyerahan bantuan alat kesenian diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem seni budaya di Kabupaten Agam sehingga warisan budaya Minangkabau tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

 

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.