KATASUMBAR – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Bukittinggi menggelar rapat koordinasi tim pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban.
Rapat koordinasi dipimpin Kadis DPP Hendry, dihadiri Bidang Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan, kepala UPTD Puskeswan, JF Medik dan Paramedik Veteriner.
Tahun ini, Bukittinggi mendapat tambahan tenaga pemeriksa hewan kurban dari staf pengajar Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, sebanyak 6 Dokter Hewan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat.
Dalam arahannya, Kadis menegaskan tugas penting yang akan di laksanakan oleh tim DPP dalam pengawasan dan pemeriksaan Hewan Qurban Idul Adha 1445 H di Kota Bukittinggi.
Arahannya antara lain memastikan kesehatan hewan kurban pada pemeriksaan ante mortem saat akan disembelih dan pemeriksaan post mortem setelah penyembelihan di masjid, musala perkumpulan atau organisasi.
“Memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak mengidap penyakit hewan menular seperti: Anthrax, PMK, Ngorok (SE), LSD, PPP dan Jembrana,” ungkap Kadis Hendry dikutip dari FB Dinas Pertanian dan Pangan, Jum’at 14 Juni 2024.
Kondisi kesehatan hewan ditandai dengan dikeluarkannya Surat Keterangan Kesehatan Hewan Kurban 1445 H yang berisikan keterangan tentang jenis ternak, kelamin, umur, warna/tanda, pemeriksaan ante mortem (sehat/tidak sehat), serta pemasangan Kartu Tanda Periksa.
Menurut dia pelaksanaan tugas dimulai 12 Juni hingga 20 Juni 2024.
“Seperti tahun sebelumnya, mengantisipasi terjadinya permasalahan hewan, telah ditunjuk tim rescue, oncall bertugas dalam penangkapan sapi kurban yang lepas dengan memakai tulup,” sebut Hendry.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


