KATASUMBAR – Semua pasar tradiisional di Kota Padang bakal dijaga oleh Satgas Khusus. Keberadaan satgas ini untuk mengantisipasi adanya kebakaran.
Pembentukan Satgas Khusus ini diprakarsai oleh Pemko Padang. Hal itu dilakukan karena belakangan peristiwa kebakaran kerap melanda pasar.
Pj Wali Kota Padang Andree Algamar mengungkapkan selama Mei 2024 saja, telah terjadi beberapa kali kebakaran di Pasar Raya.
Andree mengapresiasi Pemadam Kebakaran (Damkar) dengan respon dan penanganan yang maksimal.
“Yang perlu kita maksimalkan adalah pencegahan. Bahayanya di pasar ini kalau sudah terbakar, pulihnya bisa lama.”
“Kalau terjadi kebakaran besar, yang disimpulkan selalu kesalahan instalasi PLN,” katanya.
Menurutnya, penyebab kebakaran di pasar bisa ditimbulkan oleh banyak hal seperti kelalaian dan pemasangan gas elpiji yang tidak sesuai standar.
Sebab itu kata Andree, setiap kedai harus ada stiker Damkar yang bertuliskan nomor darurat Damkar dan Call Center 112.
Kemudian, Pj Sekda Kota Padang Yosefriawan menuturkan Satgas Khusus ini bertujuan untuk mengkoordinir seluruh petugas agar lebih optimal dalam pencegahan, dan penanganan kebakaran di pasar.
“Kita akan menyusun SOP-nya, sehingga mulai dari Dinas Perdagangan, Kepala UPT Pasar, Dinas Perhubungan, PLN, Satpol PP, dan Damkar.”
“Semuanya terlibat secara masif. Kita minta juga nanti kepala UPT Pasar untuk mensosialisasikan kepsa pedagang terkait penyediaan Apar,” tuturnya.
Kepala Dinas Perdagangan Syahendri Barkah menyebutkan dalam antisipasi terjadinya kebakaran di pasar, harus ada pos damkar di bangunan blok Bagonjong Pasar Raya.
Selanjutnya ia menyebutkan, petugas Damkar ini kemudian juga ditempatkan di beberapa Pasar Satelit diupayakan menjadi Pasar bertaraf SNI.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Budi Payan menyampaikan bahwa 90 persen kebakaran di pasar terjadi karena kelalaian.
Pihaknya terus mengoptimalkan sosialisasi di seluruh pasar satelit yang ada di Kota Padang.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


