KATASUMBAR – Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Najmuddin M Rasul menyoroti kepindahan Ketua DPW Partai Perindo Sumbar Ali Mukhni ke Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Menurutnya, kepindahan pria yang juga mantan Bupati Padang Pariaman merupakan fenomena politik yang kurang terpuji.

“Artinya, kegagalan partai politik dalam melahirkan kader,” katanya saat dihubungi katasumbar.com, Selasa (25/7/2023).

Ia menambahkan, akibatnya lahir elit politik yang tidak berdasarkan pada kaderisasi.

“Ini berdampak pada kualitas pimpinan. Saya melihat pemimpin seperti ini dapat merusak demokrasi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni membeberkan alasannya meninggalkan Partai Perindo dan bergabung ke Partai NasDem. Padahal, Ali Mukhni saat ini merupakan Ketua DPW Partai Perindo Sumbar.

Ia menyebutkan, ia bergabung ke partai besutan Hari Tanoesoedibjo tersebut terhitung sejak Februari 2023 atau sudah 5 bulan hingga Juli 2023.

“Setiap hari kita bersosialisasi di Dapil 2 Sumbar, setiap kita berdiskusi dengan ninik mamak, alim ulama dan Bundo Kanduang itu pada umumnya menyarankan bergabung ke Partai NasDem,” ujarnya di Kantor DPW Partai NasDem Sumbar, Selasa (25/7/2023).

Terkait hal ini, Ali Mukhni sudah mengirimkan surat pengunduran diri ke DPP Partai Perindo. “Kita sudah kirim itu dan sudah ada tanda terimanya,” ujarnya.

Diketahui, Ali Mukhni mendatangi Kantor DPW Partai NasDem hari ini dalam rangka menyerahkan berkas untuk menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Sumbar Irwan Afriadi.

“Beliau pindah setelah mendengar arahan pendukung di daerah beliau. Tidak hanya beliau daftar ke Nasdem, beliau membawa pendukungnya juga,” ujarnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.