KATASUMBAR – Sebuah sekolah dasar di Kecamatan Padang Barat diketahui masih menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), padahal sudah 4 tahun tidak aktif.
Sekolah tersebut adalah SDN 19 Belakang Tangsi, Padang Barat. Adapun penyaluran dana itu diketahui dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dari hasil audit BPK tahun 2022, diketahui, sekolah yang tidak aktif sejak 8 September 2019 lalu masih memiliki uang di rekeningnya.
Menurut data yang dikutip dari Diskominfo Padang, jumlah uang yang tercatat dalam rekening sekolah itu adalah Rp10.166.144.
Mendapati hal ini, Pemerintah Kota Padang pun langsung bertindak. Melalui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah langsung menutup rekening itu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova mengatakan, penutupan dilakukan sejak 17 Juli 2023 oleh Bank Nagari Pasar Raya.
“Rekeningnya sudah kami tutup,” katanya.
Ia menyebutkan, penutupan rekening milik sekolah tersebut dilakukan pemerintah lewat permintaan Disdikbud.
“Seluruh saldonya sudah disetor ke kas daerah (Kasda) sesuai permintaan BPK,” sebut dia.
Diketahui, SD Negeri 19 Belakang Tangsi mengalami regrouping atau digabung ke sekolah lainnya.
Sekolah tersebut dilebur ke sekolah lain karena total murid enam kelas hanya berjumlah 32 orang.
Murid-murid SDN 19 Belakang Tangsi telah dipindahkan ke beberapa sekolah sekitarnya, dan sekolah tersebut telah ditutup.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


