KATASUMBAR — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memutuskan untuk menutup layanan di RSUD Pasaman Barat. Hal itu dilakukan karena ditemukan 10 tenaga kesehatan yang positif Covid-19.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto mengatakan, sebanyak 10 tenaga kesehatan itu tidak hanya di RSUD saja, ada pula di Puskesmas Sukomananti.

“Delapan dari RSUD, 2 lagi dari Puskesmas Suko Mananti dan satu lagi warga asal Aek Nabirong yang sedang dirawat di RS BMC Padang,” katanya.

Yulianto menyebutkan saat ini Pemerintah Pasaman Barat tengah melakukan langkah tracking dan testing terhadap seluruh pasien positif tersebut.

“Selain itu kami juga akan melakukan tes swab kepada seluruh karyawan RSUD dan Puskesmas Sukomananti,” ucap dia.

Lantas terkait dengan langkah penanganan, Pemerintah setempat juga memutuskan untuk menutup sejumlah layanan di RSUD dan Puskesmas tersebut.

“Kami menutup sementara layanan IGD, dan Poliklinik RSUD, serta layanan di Puskesmas Sukomananti hingga waktu yang tak ditentukan,” sebut Yulianto.

Lalu untuk pasien positif, ia menyebutkan mereka akan menjalani proses perawatan dan isolasi mandiri di RSUD Pasaman Barat dan 1 lagi di RS BMC Padang.

“Selain itu akan dilakukan pula penyemprotan desinfektan di tempat-tempat terkait,” pungkasnya kemudian.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.