Site icon Kata Sumbar

Terima Kasih Zuiyen Rais..

Mantan Wali Kota Padang, Zuiyen Rais (Infopublik)

KATASUMBAR – Wali Kota Padang periode 1993 hingga 2003, Zuiyen Rais wafat. Ia meninggal dunia pada Kamis (10/11) di umur 81 tahun.

Bernama lengkap Zuiyen Rais Sutan Ibrahim, ia menjadi Wali Kota Padang yang fenomenal.

Sebab mantan wartawan surat kabar Aman Makmur itu memulai kariernya sebagai birokrat di Badan Pemerintah Harian (BPH), Sekda hingga kemudian jadi Wali Kota.

Menurut catatan sejarah, Zuiyen Rais termasuk Wali Kota yang membuat banyak perubahan di Kota Padang.

Salah satu yang paling fenomenal dan dikenang hingga hari ini adalah revitalisasi kawasan kota tua.

Kawasan Kota Tua adalah daerah yang dikenal dengan istilah Kampung Pondok, atau Pecinan di ibu kota Provinsi Sumatera Barat itu.

Menurut Jurnal Bakaba yang terbit pada tahun 2017 lalu, pada masa kepemimpinanya, revitalisasi kawasan kota tua menjadi kebijakan yang fundamental.

Pasalnya, dengan merevitalisasi kawasan kota tua menjadi cagar budaya bakal menambah sektor penunjang pariwisata.

Dikutip dari jurnal yang Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Padang itu, pengembangan wisata berlandaskan historis di Padang tak mudah.

Menurut kajian penulis Refni Yulia, Meri Erawati, Gusti Asnan dan Noriyasman, biaya yang dikeluarkan juga tidak murah.

“Membangun dan mengembangkan wisata yang berlandaskan pada historis kota peninggalan Kolonial Belanda di Kota Padang bukanlah perkara yang mudah dan murah.”

“Banyak persiapan dan persoalan yang perlu dipikirkan soslusinya oleh pemerintah Kota Padang sebagai pihak yang bertanggung jawab.”

“Karena membangun pariwisata di sebuah kota membutuhkan kontribusi dan keterlibatan seluruh elemen yang ada.

“Adapun elemen tersebut seperti pemerintah, masyarakat dan juga investor,” demikian pendapat penulis seperti yang dikutip.

Itulah kemudian yang mendasari Zuiyen Rais akhirnya merevitalisasi kawasan kota tua.

Lewat Surat Keputusan Wali Kota Nomor 3 tahun 1998 tentang perlindungan
cagar budaya, ia pun memulai revitalisasi.

Keputusan ini diwujudkan dengan menetapkan 74 bangunan tua di Kota Padang yang termasuk dalam bangunan cagar budaya.

Penetapan ini berdasarkan SK Wali Kota. Namun sayangnya, kasus korupsi yang mendera Zuiyen Rais membuat proses tersebut terhenti.

Pemberitaan Liputan 6 pada 7 Januari 2001 mencatat bahwa Zuiyen Rais menyatakan mundur dari jabatannya terkait perkara tersebut.

BACA BERITA TENTANG ZUIYEN RAIS LAINNYA DISINI

Pengunduran diri ini bahkan ia sampaikan langsung melalui surat yang dikirim ke Presiden sejak Kamis (04/01).

Keputusan tersebut ia ambil setelah divonis hukuman penjara 10 bulan dan denda Rp50 juta Mahkamah Agung karena terbukti melakukan korupsi.

Dilanjutkan Fauzi Bahar Dihentikan Oleh Gempa

Setelah Zuiyen Rais mundur, proses revitalisasi kawasan kota tua menggantung.

Fauzi Bahar sebagai Wali Kota Padang setelah Zuiyen pun melanjutkan rencana tersebut pada tahun 2004 silam.

Selama proses revitalisasi, kawasan kota tua ini mulai terkenal. Mulai menjadi spot kunjungan pilihan wisata di Kota Padang.

Hal tersebut juga tercatat memberi dampak ekonomi pada masyarakat Kecamatan Padang Selatan.

Namun sayangnya, proses revitalisasi yang belum sempat utuh itu harus terhenti.

Bencana gempa bumi 30 September 2009 membuat banyak bangunan di kawasan kota tua porak-poranda.

Fauzi Bahar terpukul, jejak kerja Zuiyen Rais tak bisa ia lanjutkan. Namun dengan kepala tegak, pasca gempa proses itu dilanjutkan kembali.

Hasilnya, kini kawasan kota tua sudah bersolek. Berbagai fasilitas publik dipercanti, termasuk bangunan-bangunan peninggalan sejarah disana.

Kota Tua Kota Padang tak lagi menjadi daerah yang suram. Ide Zuiyen Rais pada tahun 1998 silam tak cuma sekedar membuat Kampung Pondok jadi lokasi wisata.

Tapi juga berkembang menjadi kawasan bisnis masyarakat berbagai kelas.

Terima Kasih Zuiyen Rais, Teruslah ke Langit..

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version