KATASUMBAR- Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8/2026), menyisakan duka bagi warga terdampak. Selain merendam rumah, banjir juga merusak perabotan dan barang elektronik milik warga, sementara persoalan drainase yang dinilai menjadi penyebab banjir hingga kini belum juga mendapat penanganan yang tuntas.
Salah satu lokasi yang terdampak parah berada di Jalan DPR, Gang Babus Salam, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Pada Selasa (4/8/2026) pagi, warga terlihat bergotong royong membersihkan rumah masing-masing dari sisa lumpur dan genangan air.
Letsuarni (63), salah seorang warga, mengaku banjir kali ini merupakan yang paling parah selama dirinya tinggal di kawasan tersebut. “Sudah sering. Setahun itu ada tiga kali. Tapi, dari sebelumnya, ini yang paling parah,” ujarnya kepada Katasumbar.
Ia mengatakan hujan mulai mengguyur kawasan itu sejak pukul 12.00 WIB. Sekitar pukul 16.00 WIB, air mulai masuk ke dalam rumah dan terus naik dengan cepat.
“Jam 4 sudah naik air ke dalam rumah. Air naik dengan cepat. Tapi, yang paling besar kali ini,” terangnya.
Menurut Letsuarni, banjir yang terus berulang disebabkan drainase yang tidak mampu menampung debit air. Selama sekitar 30 tahun tinggal di kawasan tersebut, ia mengaku saluran drainase belum pernah diperbaiki sehingga aliran air kerap tersumbat saat hujan deras.
“Harapan kami drainase atau gotnya bisa diperbaiki. Karena kendalanya airnya tidak lancar,” jelasnya.
Keluhan serupa disampaikan Siska, anak Letsuarni. Ia mengatakan hampir seluruh perabotan rumah tangga dan barang elektronik terendam banjir. Bahkan, dua unit sepeda motor miliknya juga ikut terendam.
“Kulkas, sepeda motor, TV semuanya terendam. Kondisi banjir semalam di dalam rumah sampai seleher. Kalau di jalan, orang bisa hilang,” jelasnya.
Air baru mulai surut sekitar pukul 05.00 WIB menjelang subuh. Setelah banjir surut, warga hanya bisa membersihkan rumah dan mengikhlaskan sejumlah barang yang rusak akibat terendam.
“Harapan kami drainase ini segera ditangani. Kalau tidak, warga akan terus terdampak setiap hujan deras datang,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Katasumbar masih menunggu pembaruan data resmi dampak banjir dari BPBD Kota Padang. Informasi akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
