KATASUMBAR – Pemerintah memprediksi timbunan sampah di Sumbar bakal meningkat selama musim libur Lebaran 2023.
Kondisi demikian membuat permasalahan sampah di Sumbar menjadi isu yang serius, dan membutuhkan langkah pengelolaan yang tepat.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy. Ia mengatakan, peningkatan timbunan ini bisa mencapai 4 kali lipat dari hari biasa.
“Liburan Idul Fitri tahun ini prediksi terjadi lonjakan pemudik 4x lipat dari sebelumnya,” katanya.
Menurut Audy, sampah tersebut berasal dari pemukiman masyarakat, dan pengendara yang meramaikan jalanan.
“Selain menimbulkan kemacetan, juga potensi tumpukan sampah. Terkadang orang buang sampah dari kendaraan. Tak sedap dipandang mata,” sebut dia.
Terkait jumlah, Audy memaparkan, tumpukkan sampah di Sumbar dalam sebulan mencapai 873.156,56 ton. Itu merupakan data tahun 2021.
Ia memprediksi, jumlah tersebut meningkat setiap tahunnya, dan bisa dipastikan pula momen Lebaran jumlahnya makin bertambah.
Dari data itu berarti rata-rata timbunan sampah ±2.392 ton/hari dengan persentase sampah organik sebanyak 70 persen.
Kemudian sampah anorganik 28 persen dan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3) sebesar 2 persen.
Lantas terkait dengan itu, ia mengupayakan langkah pengelolaan sampah yang tepat. Agar tidak menjadi momok kebersihan.
“Kita dari pemerintahan mengingatkan, Soal sampah tak akan hilang, terutama di sungai dan pantai.”
“Kita harus terus berkolaborasi dengan stakeholder,” pungkasnya kemudian.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
