KATASUMBAR – Permainan tradisional yang viral, Lato-Lato ternyata tak selamanya menyenangkan. Kendati diminati oleh banyak lapisan masyarakat.

Buktinya, sudah banyak masyarakat yang terganggu dengan bunyi yang ditimbulkan permainan tersebut.

Hal demikian dirasakan oleh salah seorang warga Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Riyan (30).

Keresahannya terhadap bebunyian yang ditimbulkan oleh permainan tersebut pun dilaporkannya pada pihak Kepolisian.

Riyan mengadukan gangguan yang ia alami bahkan langsung ke Kapolresta PAdang, Kompol Ferry Harahap, Jumat (10/2).

Di hadapan Kapolres, Riyan menyebut dirinya sangat terganggu dengan bunyi permainan tersebut.

Selain itu, bebunyian lain yang sangat meresahkan adalah kendaraan bermotor yang berknalpot racing.

“Kami berharap bapak Kapolresta Padang bisa menindak tegas dan memberantas penggunaan knalpot racing, tawuran serta bunyi lato-lato yang meresahkan,” katanya pada Ferry di sela program Jumat Curhat.

Menurut dia, permainan Lato-Lato terdengar setiap saat. Bahkan ketika ia sedang melaksanakan ibadah di Masjid.

Tak cuma itu, yang paling menjadi perhatian adalah penggunaan knalpot racing dan tawuran.

“Kami yakin bapak Kapolresta Padang berkomitmen memberantas knalpot bising dan tawuran ini di Kota Padang,” beber dia.

Menanggapi laporan pengaduan masyarakat ini, Ferry menyebut pihaknya akan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan masyarakat.

Adapun upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah dengan optimalisasi razia.

Razia sendiri melibatkan Satlantas, Reskrim dan Intelkam Kepolisian Resor Kota Padang.(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.