KATASUMBAR – Sejumlah warga memasang bendera putih di lubang galian drainase di Jalan Perintis Bukittinggi.
Pantauan KATASUMBAR di lokasi, ada 2 buah bendera putih ditancapkan ke dalam lubang drainase yang telantar tersebut.
Bendera itu tiangnya cukup tinggi sehingga tampak cukup mencolok.
Informasi dari Ketua RT 2/RW 4 Kelurahan ATTS, Dina Amrina mengatakan, bendera itu dipasang sekitar 10 hari yang lalu.
“Warga memasang bendera itu karena tidak kuat lagi akan efek galian drainase itu,” ungkap Dina Rabu 5 Januari 2022.
Dina mengatakan, warga yang kebanyakan berprofesi sebagai pedagang itu rugi besar selama proyek itu berlangsung.
“Tokonya sepi, kemudian akses jalan juga sulit sehingga warga menderita kerugian,” ungkapnya.
Menurutnya, saat musim panas, warga terpaksa menyirami jalan untuk mengurangi debu. Sementara saat hujan, jalan tersebut becek.
Proyek ini membentang sepanjang 1.080 meter dari Simpang Kangkuang hingga Jalan Pemuda yang melewati Jalan Perintis.
Pihak terkait, yakni PPK, terpaksa memutus kontrak kontraktor karena dinilai tak bisa menyelesaikan pengerjaannya pada 25 Desember 2021 silam.
Akibatnya, proyek ini telantar dengan menyisakan banyak lubang galian di tengah jalan.
DPRD dijadwalkan memanggil Pemko Bukittinggi hari ini untuk membahas kelanjutan proyek ini.
(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
