KATASUMBAR – Sejumlah sungai besar di Kota Padang mengalami pendangkalan. Hal ini ditaksir akibat fenomena El Nino.
Hal ini diketahui dari laporan Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal.
Ia mengatakan, pendangkalan ini berdampak pada distribusi air bersih ke rumah-rumah warga.
Dengan demikian, mengimbau kepada masyarakat untuk menghemat penggunaan air, demi mengatasi kelangkaan.
Serta ia juga meminta masyarakat memastikan ketersediaan air sumur bor yang ada di rumah warga.
“Kalau debit air sungai berkurang atau terjadi pendangkalan, artinya air sungai yang masuk dan tertampung dalam intake juga bakal berkurang.”
“Artinya distribusi air bisa terganggu,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (1/6).
Untuk itu dia mengimbau masyarakat terutama pelanggan untuk mulai menghemat air.
Tak hanya itu, pelanggan juga diimbau untuk menggunakan bak penampung sebagai antisipasi kekurangan air.
Menurutnya mengetahui adanya peringatan BMKG soal El Nino menjadi salah satu alasan dirinya melihat kondisi sungai.
Hal ini dikarenakan BUMD Kota Padang ini perlu memastikan ketersediaan air baku apakah benar-benar mencukupi untuk kebutuhan pelanggan dan masyarakat atau tidak.
“Sekarang Kota Padang sudah mulai merasakan musim kemarau. Kondisi ini patut kita persiapkan, biar ketersediaan air cukup,” ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan perkiraan BMKG bahwa dalam beberapa bulan kedepan, beberapa kota di Sumbar akan mengalami musim kemarau yang cukup panjang.
Beberapa sungai di Kota Padang juga sudah mengalami pendangkalan dan debit air berkurang.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


