KATASUMBAR — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meraih penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Pemerintah Provinsi Pendukung Investasi Panas Bumi. Di balik penghargaan tersebut, Sumbar kini mendorong pengembangan potensi panas bumi yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Cubadak Panti dengan estimasi awal possible reserve mencapai 77 MWe.
Penghargaan itu diterima Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto mengatakan, berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, terdapat 22 titik sumber daya panas bumi yang tersebar di Sumatera Barat.
Salah satu potensi yang kini memasuki tahapan lebih lanjut berada di wilayah panas bumi Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) telah mendapat Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) untuk wilayah tersebut, dengan estimasi awal possible reserve sebesar 77 MWe.
Menurut Helmi, tahapan survei dan eksplorasi menjadi penting untuk mendapatkan kepastian mengenai potensi sumber daya sekaligus kelayakan pengembangannya.
“Survei dan eksplorasi merupakan tahapan penting untuk memperoleh kepastian mengenai potensi sumber daya dan kelayakan pengembangannya. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung koordinasi dan fasilitasi agar proses pengembangan dapat berjalan dengan baik,” ujar Helmi.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan penghargaan dari Kementerian ESDM menjadi penguatan atas kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan.
Menurutnya, pengembangan energi bersih tidak hanya berkaitan dengan ketahanan energi, tetapi juga dapat membuka peluang investasi dan menciptakan nilai ekonomi bagi daerah maupun masyarakat.
“Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Mahyeldi.
Sementara itu, Arry Yuswandi menyebut penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk memperkuat dukungan terhadap investasi panas bumi.
Pemprov Sumbar, kata dia, akan terus memperkuat koordinasi dan fasilitasi sesuai kewenangan daerah agar potensi panas bumi dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi perekonomian serta masyarakat dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Pemprov Sumbar menilai penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir. Pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan agar potensi panas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi daerah sekaligus mendukung transisi energi nasional.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

