KATASUMBAR- SPBU Air Pacah di Jalan Bypass, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, tepat di depan RS Siti Rahmah, terpaksa menghentikan operasional setelah diterjang banjir pada Senin (3/8/2026) sore hingga malam.
Manager SPBU Air Pacah, Putra, mengatakan operasional SPBU dihentikan sejak pukul 15.00 WIB setelah genangan air mulai memasuki area SPBU.
“Dari jam setengah tiga sore, operasional dihentikan karena banjir sudah tinggi dan masuk ke area SPBU,” ungkap Putra kepada Katasumbar, Selasa (4/8/2026).
Pantauan Katasumbar pada Selasa pagi menunjukkan sejumlah petugas tengah membersihkan perangkat pompa BBM serta melakukan pengecekan terhadap tangki bawah tanah yang sebelumnya terendam banjir.
Menurut Putra, ketinggian air saat banjir mencapai sepinggang orang dewasa dan baru mulai surut sekitar pukul 21.00 WIB, dengan kondisi merendam seluruh area SPBU.
“Saat itu ada dinding SPBU yang jebol. Kalau tidak, kemungkinan genangan air bisa lebih tinggi,” terangnya.
Ia menjelaskan, operasional SPBU masih dihentikan sementara untuk memastikan seluruh peralatan dan stok BBM dalam kondisi aman serta tidak terkontaminasi air.
“Sekarang kita hentikan dulu sementara waktu sambil memastikan alat dan BBM aman. Mudah-mudahan hari ini pemeriksaannya selesai,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena seluruh fasilitas penyimpanan BBM sempat terendam banjir.
“Kerugiannya ada ratusan juta. Sejak Senin siang SPBU sudah tidak bisa beroperasi karena air terus naik,” tutup Putra.
Hingga berita ini diterbitkan, Katasumbar masih menunggu pembaruan data resmi dari BPBD Kota Padang terkait dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah. Informasi akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
