KATASUMBAR – Dua orang prajurit Satgas Yonif 133/Yudha Sakti (YS), Padang, menjadi korban penyerangan oleh Kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Keduanya diserang di kawasan Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Satu orang prajurit dilaporkan gugur, satu lagi dirawat.
Komandan Korem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Rayen Obersyl membenarkan penyerangan tersebut.
Menurutnya sebelumnya prajurit Satgas Yonif 133/Yudha Sakti (YS) itu baru selesai mengamankan perayaan ibadah Natal masyarakat setempat.
“Benar, kemarin siang satu orang prajurit kami gugur akibat penyerangan KKB.”
“Prajurit yang gugur itu bernama Kopda Hendrianto, sedangkan yang mendapatkan perawatan medis Pratu Gula,” katanya.
Diketahui, Hendriyanto sendiri adalah prajurit Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti Kota Padang, yang berasal dari Kerinci, Jambi.
Saat baku tembak, nyawa Kopda Hendrianto tak bisa tertolong lantaran peluru menyasar bagian kepala atas sebelah kanan.
Ia pun menghembuskan nafas terakhir di tempat kejadian yakni Pos Bousha Jalan Kampung Bousha, Distrik Aifat Selatan.
Kopda Hendrianto gugur dalam tugas meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuannya yang masih yang berusia 6 dan 8 tahun.
Ia merupakan prajurit TNI kedua yang menjadi korban keganasan kelompok pendukung Organisasi Papua Merdeka (OPM) tersebut.
Selain dirinya, Pratu M Syukra Ilhamda, adalah prajurit asal Sumbar pertama yang meninggal dunia akibat serangan KKB.
M Syukra gugur pada Sabtu (15/4) lalu, setelah terlibat baku tembak di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga.
Kontak tembak tersebut terjadi saat KKB menyerang prajuti TNI yang sedang dalam misi penyelamatan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Methrtens.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
