KATASUMBAR– Lembaga SBLF Myriset Konsultan Indonesia menilai pertarungan dua incumbent pada Pilkada 2020 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bakal terulang di Pilkada 2024.
Direktur SBLF Myriset, Edo Andrefson menilai, momen Pilkada 2024 ini memang akan menjadi momen pertarungan di Pilkada 2020 lalu. Namun, bukan berarti posisi kuda hitam tidak menjadi perhitungan.
Ia menjelaskan, peluang kuda hitam di Pilkada Pessel akan berbeda dibandingkan sejumlah daerah lainnya. Karena momen Pilkada di Pessel diwarnai pertarungan dari incumbent.
Posisi dari perseteruan dua incumbent ini akan menjadi peluang bagi para kuda hitam. Jika peluang Pilkada Pessel terbuka menjadi tiga pasangan calon atau lebih.
Ia mengatakan, sejumlah nama yang diprediksi mampu mengisi itu, antara lain, Anggota DPD RI Alirman Sori, mantan Anggota DPRD Sumbar (2014-2019) Syaiful Ardi, Mantan Ketua DPRD Pessel (2014-2019 PAW) Dedi Rahmanto Putra.
Kemudian, Rudi Hariyansyah yang merupakan Wakil Bupati pasangan Rusma Yul Anwar pada Pilkada 2020, Hamdanus dan beberapa nama lain seperti Syafrizal Ucok dan Meldian.
“Nama-nama ini bisa mengisi sisi yang memang tidak dipunyai oleh dua incumbent ini, dan apabila dua incumbent ini bersaing di angka 30 persen, dengan posisi yang pas,” ungkapnya pada Katasumbar.
Sebelumnya, Direktur SBLF Myriset, Edo Andrefson mengungkapkan, dua incumbent yang dipastikan akan bertarung di Pilkada 2024 ini adalah Hendrajoni mantan Bupati periode 2015-2020 dan Bupati saat Rusma Yul Anwar.
“Persaingan duel dari dua incumbent Bupati Pessel akan kembali terulang antara Rusma Yul Anwar dan Hendrajoni (di Pilkada 2024),” ungkapnya pada Katasumbar.
Ia menjelaskan, ada potensi terulang dan keseriusan dari dua incumbent maju di Pilkada 2024. Selain Rusma Yul Anwar sebagai petahana hari ini, Hendrajoni juga dibuktikan dengan menang besar Lisda Hendrajoni di Pileg 2024.
Menurutnya, dua posisi yang saling menguntungkan, kedua diprediksi akan sama-sama memiliki peluang untuk menang di Pilkada 2024. Apalagi masyarakat sudah bisa membandingkannya.
“(Tak hanya Rusma Yul Anwar), baliho mantan bupati Hendrajoni sudah beredar, ditambah hasil memuaskan dari istrinya (Lisda Hendrajoni di Pileg 2024) itu membuat pertarungan terbuka untuk 2024 ini,” terangnya.
Meski memiliki posisi yang sama diuntungkan. Namun, dua incumbent itu juga memiliki sisi kelemahan yang sulit dilepas dari namanya. Karena hasil kerjanya sudah dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Masyarakat pasti bisa menilai dari isu dan pemberitaan yang beredar. Baik itu Rusma Yul Anwar dan Hendrajoni,” terangnya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
