Site icon Kata Sumbar

Rawan Kejahatan, Berikut Tips Aman Mudik dari Jawa ke Sumbar Via Jalinsum

Jalur lintas Sumatera

Jalur lintas Sumatera

KATASUMBAR – Perantau yang hendak mudik dari Pulau Jawa ke Sumbar via jalur darat harus memperhatikan keselamatan.

Sebab, Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) memiliki tingkat kerawanan yang tinggi.

Jalur tersebut bisa dibilang rawan kejahatan dan hal-hal mistis yang agaknya bisa mempengaruhi perjalanan.

Katasumbar sudah merangkum sejumlah kawasan yang rawan kejahatan dan hal-hal mistis di sepanjang Jalinsum.

Demi keselamatan perantau, Katasumbar pun sudah merangkum berbagai tips aman untuk pemudik.

Tips ini bisa Anda gunakan selama menempuh perjalanan ke kampung halaman.

Adapun tips tersebut dirangkum dari banyak pengalaman pengendara yang sering melintasi jalur rawan tersebut.

Jadi, Anda bisa menyimpan artikel ini demi keselamatan.

Berikut tips dari kami:

1. Pastikan Kondisi Mobil Baik

Sebelum berangkat, Anda harus memastikan kondisi mobil aman untuk dikendarai.

Ada beberapa hal yang harus Anda cek seperti oli mesin, pendingin mesin, rem dan visibilitas.

Sebelum menempuh perjalanan jauh, ada baiknya kendaraan Anda service terlebih dahulu.

Hal ini penting karena kondisi jalan yang akan Anda lalui cukup bervariasi. Ada yang mulus, ada pula yang jelek.

Sehingga peforma mobil Anda sangat diuji.

2. Pastikan Waktu Perjalanan

Kami menyarankan, jika Anda berangkat dari Jakarta, sebaiknya mulailah perjalanan dari sore hari.

Hal ini demi menghindari penumpukkan kendaraan saat Anda akan menyeberangi Selat Sunda.

Jika Anda berangkat dari sore hari, pada malam harinya Anda sudah bisa menyeberang ke Bakauheni.

Sesampainya disana, Anda bisa memilih untuk istirahat sejenak dan melanjutkan perjalanan esok hari.

Di sisi lain, waktu yang paling aman melintasi wilayah perbatasan Masuji, Lampung hingga Pelembang adalah siang hari.

Alasannya karena di malam hari jalur ini sangat rawan kejahatan.

Selama perjalanan, Anda harus bisa memastikan pada sore hari Anda sudah masuk Kota Palembang.

3. Konvoi dengan Sesama Pemudik

Saat mudik banyak mobil yang melintas di Jalinsum, ikutilah mereka sehingga membentuk sebuah konvoi.

Biasanya cara ini akan menyusahkan para pelaku kejahatan untuk menentukan target korban karena selalu berjalan beriringan.

Di sisi lain, Anda juga harus menjaga kecepatan, jangan terlalu tinggi namun juga jangan terlalu lamban.

Ingat jalur ini bayak dilalui oleh truk yang rata-rata membawa muatan hingga 60 ton.

Truk tersebut membuat kondisi jalan di beberapa lokasi berlubang dengan kedalaman bervariasi.

Sekali salah ambil keputusan saat berkendara, nyawa bisa melayang.

Jangan juga berkendara dengan kecepatan rendah karena berpotensi menjadi target empuk pelaku kejahatan.

4. Jangan Tersesat!

Ingat! Anda sedang mudik, bukan karyawisata ataupun ekspedisi yang menjadikan tersesat adalah sebuah tujuan.

Ada keluarga yang menunggu Anda di rumah. Jadi, selama perjalanan mudik, Anda dilarang tersesat.

Agar tidak tersesat, pastikan Anda tetap menghidupkan GPS yang bisa diakses lewat aplikasi Google Map.

Meskipun di sepanjang perjalanan Anda mungkin akan kesulitan jaringan Internet, jangan ragu untuk bertanya ke Polisi.

Jika menemukan petugas yang berjaga seperti Polisi, Tentara maupun Dishub pastikan bertanya.

Jaga perjalanan Anda agar masih di jalur yang tepat untuk sampai ke tujuan.

SELAMAT BERKENDARA, HATI-HATI DI JALAN.

INGAT, KESELAMATAN LEBIH PENTING DARIPADA KECEPATAN.

KAMI TUNGGU DI KAMPUNG HALAMAN, SANAK!!

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version