KATASUMBAR – Pihak Kepolisian diminta untuk berjaga setiap malam di Jalan Khatib Sulaiman, selama bulan Ramadan.
Hal demikian diungkapkan oleh sejumlah warga yang bermukim tak jauh dari jalur utama Kota Padang itu.
Salah seorang warga Belanti, Padang Barat, Riska (29) mengatakan, selama bulan Ramadan ruas jalan Khatib Sulaiman kerap dipakai untuk balap liar.
Ia mengungkapkan, balapan biasanya dimulai usai Tarawih hingga waktu sahur.
“Itu mereka setiap hari balapan di Khatib Sulaiman. Aktivitasnya sangat menganggu,” katanya pada Katasumbar, Rabu (22/3).
Tidak hanya sekedar balapan, para pembalap jalanan itu sebut Riska, suka mengelilingi komplek perumahaan sebagai lalulintas menuju ruas Jalan Khatib.
“Kalau malam, suara knalpotnya pasti berisik sekali. Menganggu istirahat, apalagi kalau sudah masuk jam sahur,” beber dia.
Senada dengan Riska, warga Ulakkarang, Afdal (36) berpendapat bahwa Polisi harus kerja extra untuk menindak aksi balap liar.
Ia menilai, Polisi jangan hanya beroperasi saat malam Minggu saja.
“Kalau cuma malam Minggu, para pembalap ini masih bisa balapan pada hari biasa.”
“Harusnya Polisi bisa berjaga disini (Khatib Sulaiman) setiap hari, jadi mereka tidak punya kesempatan untuk balapan,” ucap dia.
Jalan Khatib Sulaiman adalah arena balap liar yang terkenal di Kota Padang. Namun, hal itu cenderung meresahkan.
Pihak Kepolisian pun tak jarang melakukan penindakan di lokasi tersebut. Tak terkira banyak pembalap yang sudah terjaring.
Namun, aksi balapan ini tak pernah usai. Para pembalap jalanan selalu bisa mengelabui petugas dengan memanfaatkan waktu siaga Kepolisian.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
