KATASUMBAR – Pemerintah Provinsi Sumbar menambah jumlah ketersediaan tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19. Hal ini dilakukan seiring peningkatan kasus Covid-19 di Sumbar.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi menyebutkan saat ini sarana ketersediaan tempat tidur baru 1.239 unit.
“Kini sudah bertambah menjadi 1.758. Kemudian untuk oksigen kita sudah hubungi beberapa penyedia oksigen yang ada di Sumbar, tapi memang mereka terkendala di bahan baku liquid oksigennya,” kata Arry.
Kebutuhan oksigen ini, kata dia menjadi perhatian serius hampir seluruh Direktur RSUD yang mengikuti rapat melalui zoom meeting.
Hal ini dibenarkan oleh Yefri Zulfiqar dari RS Universitas Andalas, 235 tabung oksigen per hari ini habis di RS Unand.
“Tingkat kebutuhan oksigen kami di RS Unand sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 dan penyangga RSUP M Jamil, saat ini bisa mencapai 235-250 tabung per hari. Oleh karena itu kami sangat berharap supply bantuan oksigen untuk Sumbar diprioritaskan kepada rumah sakit rujukan Covid-19 seperti RS Unand ini,” harapnya.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengevaluasi kesiapan rumah sakit di Sumatera Barat dalam penanganan pandemi Covid-19 di Auditorium Gubernuran, Sabtu (31/7).
Evaluasi ini diikuti langsung oleh 6 kepala OPD, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur rumah sakit se-Sumbar melalui zoom meeting.
Pada rapat evaluasi ini, Mahyeldi memaparkan kondisi yang didapati ketika melakukan peninjauan langsung di beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Mahyeldi mendesak kepala OPD yang terkait dalam penanganan pandemi Covid-19 ini untuk memaparkan langkah-langkah strategis yang telah disiapkan oleh masing-masing OPD dalam menghadapi pandemi.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.


