Site icon Kata Sumbar

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Serap Lebih 200 Ribu Pekerja

Source/IG Hutama Karya

KATASUMBAR – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dikebut hingga saat ini.

Dilansir dari situs www.hutamakarya.com, Sabtu 10 September 2022, pembangunan konstruksi berlangsung sejak 2015 silam yang tersebar di 14 proyek.

Ke 14 proyek itu adalah pembangunan ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, Palembang – Indralaya, Pekanbaru – Dumai, Medan – Binjai.

Kemudian Padang – Sicincin , Indrapura – Kisaran, Sigli – Banda Aceh, Pekanbaru – Bangkinang, Bangkinang – Pangkalan, SP Indralaya – Prabumulih, Bengkulu – Taba Penanjung, Prabumulih – Muara Enim, dan Binjai – Langsa.

Dirut Operasi III Hutama Karya, Kpentjoro mengklaim, sejak awal pembangunan telah menyerap tenaga kerja sebanyak lebih dari 200 ribu orang.

“Untuk serapan pekerja terbesar ada pada pembangunan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung yang mencapai 45.357 pekerja,” ujarnya.

Dia menerangkan, jumlah pekerja tersebut terdiri dari karyawan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku owner yang terdiri dari Project Director, Manager, dan Officer; Tim Supervisi (Konsultan Pengawas) terdiri dari Project Engineer.

Lalu Chief Inspector di berbagai bidang, Quality Engineer, Quantity Enginner, QHSSE dan asistennya; dan tim Kontraktor yang terdiri dari Project Manager, Site Engineer Manager, Site Operation Manager, dan Site Administration Manager serta masing-masing officernya.

“Selain itu jumlah yang paling banyak adalah para pekerja di lapangan yang merupakan pekerja konstruksi, mulai dari mandor, tukang dan pekerja yang mana kita mengutamakan tenaga kerja lokal setempat terlebih dahulu sebelum mendatangkan tenaga dari daerah lain,” lanjutnya.

Selain dari sisi konstruksi, paska dioperasikan pun, JTTS juga membuka peluang kerja dan menyerap ribuan tenaga kerja.

Jumlah tenaga kerja di 7 ruas JTTS yang sudah dioperasikan oleh Hutama Karya mencapai sekitar 1.980 tenaga kerja dengan pembagian 1.641 orang di tanaga kerja di layanan operasi jalan tol dan 339 orang di layanan rest area.

“Sedangkan sejumlah 1.980 org itu, 33 orang merupakan tenaga management kantor, dan 1.947 sebagai tenaga teknis lapangan antara lain, dilayanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan pemeliharaan dan layanan rest area,” katanya.

“Penyerapan tenaga kerja tersebut akan terus meningkat seiring bertambahnya ruas baru yang akan mulai beroperasi yaitu ruas Bengkulu-Taba Penanjung dan Pekanbaru-Bangkinang,” terang Koentjoro.

(*)

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version