KATASUMBAR- Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Saraso Fest 2026 resmi digelar di Taman Budaya Sumatera Barat (Sumbar), Senin (28/9/2026). Malam pembukaan festival langsung diisi pertunjukan musik tradisi yang dipadukan dengan eksplorasi musikal dan imajinasi digital.
Panggung pembukaan Saraso Fest 2026 menghadirkan Parewa Limo Suku bersama lima komposer muda asal Padang. Pertunjukan tersebut menjadi pembuka rangkaian pemetasan seni yang menampilkan kekayaan tradisi Minangkabau dengan pendekatan kekinian.
Perpaduan itu terlihat dari pengolahan musik tradisional yang tetap mempertahankan karakter dan nilai budaya Minangkabau, namun dikembangkan melalui eksplorasi bunyi serta sentuhan digitalisasi.
Konsep tersebut membuat musik tradisi tidak hanya tampil sebagai warisan budaya yang dipertahankan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi karya yang lebih kontekstual dengan perkembangan zaman.
Salah satu kelompok yang tampil adalah Parewa Limo Suku, kelompok seni berbasis di Kota Padang yang bergerak di bidang musik tradisi Minangkabau.
Kelompok tersebut didirikan pada 4 April 2003 oleh sejumlah pelaku seni tradisi, termasuk Irmun Krisman yang dikenal sebagai komposer sekaligus pimpinan kelompok.
Dalam pertunjukan pembukaan Saraso Fest 2026, Parewa Limo Suku terlihat komposisi dengan perpaduan Lima Komposer Muda asal Padang.
Karya tersebut mengolah tradisi musik Minangkabau dengan mengambil gambaran aktivitas masyarakat ketika memanen padi. Nuansa kehidupan masyarakat dan tradisi agraris Minangkabau kemudian diterjemahkan ke dalam komposisi musik yang dipentaskan di atas panggung.
Pertunjukan semakin menarik dengan keterlibatan lima komposer muda asal Padang yang merupakan komposer yang lolos seleksi dari lokakarya komposisi musik yang digelar UPTD Taman Budaya Sumatera Barat pada Mei 2026.
Kehadiran para komposer muda tersebut memperlihatkan adanya ruang bagi generasi baru untuk mengembangkan musik tradisi melalui pendekatan komposisi yang lebih luas.
Melalui Saraso Fest 2026, panggung kebudayaan tidak hanya menjadi ruang untuk mempertontonkan kesenian tradisi, tetapi juga menjadi tempat bertemunya tradisi, kreativitas generasi muda dan perkembangan teknologi.
Pertunjukan Parewa Limo Suku bersama lima komposer muda tersebut sekaligus menunjukkan bahwa musik tradisi Minangkabau dapat terus bergerak dan berkembang tanpa harus kehilangan akar budayanya.
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
