Site icon Kata Sumbar

Lima Mahasiswa Kedokteran Prancis Jalani Aksi Sosial Bersama Anak-anak Tanah Ombak di Padang

Mahasiswa Kedokteran Perancis bersama anak-anak Tanah Ombak

KATASUMBAR  – Lima mahasiswa kedokteran asal Prancis kembali mengunjungi Komunitas Tanah Ombak di Kota Padang untuk mengikuti rangkaian kegiatan sosial dan pendidikan selama 12 hari. Menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Eropa, mereka memilih menghabiskan waktu bersama anak-anak di kawasan pesisir yang dikenal sebagai salah satu permukiman padat di Kota Padang.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program yang telah rutin dilakukan sejak 2023. Selama berada di Sumatera Barat, para mahasiswa tidak hanya berinteraksi dengan anak-anak Tanah Ombak, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan edukatif, seni, hingga pelayanan kesehatan.

Pendiri Komunitas Tanah Ombak, Syuhendri Dt Siri Marajo, mengatakan, ketertarikan mahasiswa asal Prancis itu berawal dari aktivitas yang dijalankan Tanah Ombak dalam mendampingi anak-anak melalui pendekatan seni dan literasi.

“Mereka melihat aktivitas anak-anak di Tanah Ombak sangat menarik. Karena itu, setiap tahun mereka datang untuk belajar sekaligus berbagi bersama anak-anak di sini,” kata Syuhendri.

Menurutnya, Tanah Ombak merupakan komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, literasi, dan seni bagi anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir Kota Padang. Komunitas tersebut hadir dengan harapan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sehari-hari, sekitar 27 hingga 30 anak binaan Tanah Ombak mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari membaca, menulis, hingga latihan teater. Syuhendri meyakini seni menjadi pintu masuk yang efektif untuk membangkitkan semangat anak-anak dalam menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Seni membuka cakrawala berpikir mereka. Melalui seni, anak-anak belajar percaya diri, berani bermimpi, dan memiliki semangat untuk menatap masa depan,” ujarnya.

Selama 12 hari di Sumatera Barat, lima mahasiswa kedokteran tersebut mengikuti beragam kegiatan bersama anak-anak Tanah Ombak. Mereka menggelar kemah literasi selama dua hari di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, mengadakan kegiatan melukis topeng, membuat berbagai kerajinan tangan, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak.

Di luar kegiatan utama, mereka juga berolahraga bersama, seperti berenang dan bermain bulu tangkis, serta mengikuti aksi sosial dengan mendaki Gunung Padang. Para mahasiswa juga dijadwalkan mengunjungi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas untuk bertukar pengalaman di bidang pendidikan dan kesehatan.

Sebelum mengakhiri kunjungan, rombongan juga dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Mereka akan kembali ke Prancis pada 22 Juli mendatang.

Syuhendri berharap hubungan yang telah terjalin antara mahasiswa Prancis dan anak-anak Tanah Ombak dapat terus berkembang. Menurutnya, interaksi lintas budaya tersebut membuka wawasan baru bagi anak-anak sekaligus membangun jejaring internasional.

“Bukan tidak mungkin suatu saat nanti anak-anak Tanah Ombak memiliki kesempatan untuk belajar atau berkunjung ke Prancis. Yang terpenting hari ini adalah mereka memiliki mimpi dan relasi yang bisa membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.

****

Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini)  😊

*

Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.

Exit mobile version