KATASUMBAR – Pemerintah Kota Padang mendapatkan alokasi 3.301 formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada tahun 2023.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Arfian.
Ia mengatakan, jatah alokasi PPPK tersebut diketahui setelah adanya kepastian dari Kementerian PAN-RB 20 Maret lalu.
Adapun dari jumlah tersebut, 2.567 orang di antaranya untuk formasi guru, 541 orang tenaga kesehatan, dan 163 orang tenaga teknis.
“Saat ini sudah ada beberapa daerah yang telah menjalani tes PPPK formasi 2022.”
“Haru ini proses penerimaannya sudah masuk dalam tahap ujian yang sedang dilaksanakan hari ini,” katanya Jumat (24/3).
Ia menjelaskan, dari proses penerimaan, diketahui ada 1.126 guru yang telah lulus passing grade.
Guru yang lulus tersebut dipakai untuk mencukupi kebutuhan guru yang ada.
“Khusus untuk guru passing grade gaji mereka sudah disediakan negara secara langsung,” jelasnya.
Menurut dia, alokasi yang diberikan memang tidak sebanyak formasi yang diajukan Pemko Padang.
Namun dengan formasi ini pihaknya sudah bisa memasukkan guru honorer yang telah mengikuti ujian.
“Sementara khusus untuk tenaga kebersihan, tenaga pengamanan, dan lainnya direkrut dari pihak ketiga.”
“Proses tersebut sesuai dengan regulasi yang ada,” pungkasnya.
Pemko Padang Kekurangan ASN
Diketahui sebelumnya, saat ini Pemko Padang memiliki 8.500 PNS yang bekerja sebagai pelayan publik.
Jumlah itu menurun jika dibandingkan dengan sebelumnya mencapai 9.000 orang.
Penurunan jumlah pegawai tersebut menurut dia, membuat pelayanan publik, khususnya di kelurahan jadi terkendala.
Wali Kota Padang, Hendri Septa menegaskan, penambahan jumlah ASN di Kota Padang cukup vital. Ia tidak menyebut jumlag optimal.
“Kalau perlu sebanyak-banyaknya, karena pegawai kita baik di eselon II hingga eselon IV sudah memasuki masa pensiun,” ungkap kader PAN itu.
Terkait dengan itu, Hendri Septa pun mengaku pihaknya mengusulkan penerimaan PNS ke pemerintah pusat.
“Tahun ini kita mengusulkan agar penerimaan ASN di Kota Padang lebih banyak.”
“Karena kita kekurangan terutama di tingkat kelurahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya kemudian.(*)
*
Silahkan bergabung di Grup FB SUMBAR KINI untuk mendapatkan informasi terupdate tentang Sumatera Barat.
****
Dapatkan info berita terbaru via group WhatsApp (read only) KATASUMBAR / SUMBAR KINI (Klik Disini) 😊
*
Suscribe YOUTUBE KATA SUMBAR untuk mendapatkan informasi terbaru dalam bentuk video.
